Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

''Lucu Jika Liga 1 2020 Diteruskan, Mulainya Sekarang Selesainya Musim Depan''

"Tapi kan ini lucu jadinya, kalau kompetisi mulainya sekarang dan selesainya jadi musim depan," tambahnya.

''Lucu Jika Liga 1 2020 Diteruskan, Mulainya Sekarang Selesainya Musim Depan''
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad saat berkunjung ke Redaksi Super Ball di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta, Kamis (12/3/2015). (SUPER BALL/FERI SETIAWAN) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polemik soal berlanjutnya Liga 1 2020 di tengah pandemi Covid-19, terus menjadi perdebatan.

Banyak kalangan, khususnya klub dan pemain, berharap kompetisi dilanjutkan dengan sejumlah persyaratan ketat.

Baca: Liga 1 2020 Dijadwalkan Lanjut Oktober, Gugus Tugas Covid-19: Sabar Saja Dulu

Baca: Persita Tangerang Bukan Menolak Liga 1 2020 Dilanjutkan, Tapi. . . .

Baca: Persipura Wanti-wanti, Jangan Sampai Liga 1 2020 Jadi Klaster Baru Covid-19

Namun, Ketua Forum Komunikasi Suporter Indonesia (FKSI), Richard Achmad menyarankan kompetisi sepak bola Liga 1 tidak dilanjutkan.

Richard menilai, ada banyak pertimbangan untuk tidak meneruskan lagi kompetisi sepak bola di Indonesia.

Satu di antara pertimbanganya yaitu masih tingginya penyebaran Covid-19 atau virus Corona pada beberapa daerah di Indonesia.

Bahkan, beberapa daerah di Indonesia masih berstatus zona merah atau bahaya penyebaran Covid-19.

Menurut Richard, Federasi Sepak bola Indonesia, PSSI seharusnya membuat turnamen pengganti dan tidak menyelenggarakan kompetisi.

Penyelenggaraan turnamen lebih relevan dan efisien karena tidak membutuhkan waktu panjang.

Hal itu berbeda dari kompetisi yang harus melanjutkan pertandingan sisa Liga 1 dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Baca: Anggap PT LIB dan PSSI Tak Bisa Jawab Keresahan, Persebaya Protes Lewat Aksi Diam

Baca: Was-was Liga 1 2020 Dilanjutkan, Pelatih Persebaya: Novak Djokovic Saja Bisa Kena Covid-19

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas