Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Ini Kata Ketum The Jakmania Soal Menjadi Suporter

Diky Soemarno ketua umum The Jakmania, suporter Persija Jakarta angkat bicara tentang suporter.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Ini Kata Ketum The Jakmania Soal Menjadi Suporter
WARTA KOTA/Warta Kota/Angga Bhagya Nugraja
Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno (kiri), bersama GM Bisnis Gunawan Samiadjie (kanan), berfoto saat berkunjung ke redaksi Warta Kota/Super Ball di Jakarta, Jumat (17/7/2020). Selain sebagai mempererat tali silaturahmi, The Jakmania akan bekerjasama dengan Warta Kota,Super Ball dan Tribun network dalam menyelenggarakan event dalam waktu dekat. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraja 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apa arti menjadi suporter?
Apa bahagianya menjadi suporter?

Pertanyaan ini sering disampaikan oleh orang-orang awam yang tidak masuk ke dalam dunia suporter atau bukan fans dari sepak bola.

Kali ini, Diky Soemarno ketua umum The Jakmania, suporter Persija Jakarta angkat bicara tentang suporter.

"Jadi suporter itu, sebagian orang memandang aneh, dalam arti mereka menanyakan apa yang diperjuangin? apa yang diharapkan? Apa yang diperoleh menjadi suporter?. Jadi suporter itu, menanamkan betul-betul cinta yang tidak ada pamrih," ucap Diky Soemarno.

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno (kanan) bersama CEO Cakap, Tomy Yunus (kiri) berfoto bersama setelah resmi menjalin kerja sama.
Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno (kanan) bersama CEO Cakap, Tomy Yunus (kiri) berfoto bersama setelah resmi menjalin kerja sama. (Infokom the Jakmania)

Diky menjelaskan, kata pamrih yang ada pada suporter hanya pada keinginan melihat tim yang didukung menang.

Tak peduli seberapa jauh perjalanan untuk mendukung tim, suporter pun disebut pemain ke 12 tim.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami datang, kami dukung, kami beli tiket, dan teriak-teriak, dan capek. Hasilnya adalah mendapatkan kebahagiaan dengan melihat kemenangan yang diperoleh oleh tim. Kalau untuk keuntungan pribadi tentunya tidak ada ya. Tidak dapat uang atau nasi bungkus dari situ. Hanya kepuasan batin yang dirasakan dimana itu ibarat hobby yang tersalurkan. Dan ada kepuasan tersendiri di dalam itu," tutur lulusan sastra Jawa Universitas Indonesia ini.

Beragam pengalaman pun dialami oleh suporter, baik manis dan pahit.

Manisnya adalah kala melihat tim kebanggaan meraih kemenangan. Selain itu, menjadi suporter juga membuka peluang silaturahmi dengan suporter klub lain.

Ada manis, ada pula rasa pahit. Selain kekalahan, rasa pahit yang dialami oleh suporter adalah kala ketidakmampuan menerima kedatangan salah satu suporter yang acap kali berujung pada kekerasan atau kericuhan.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas