Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Widodo Cahyono Putro di Mata Suporter Persita Tangerang

Persita Tangerang secara mengejutkan mendatangkan juru taktik, Widodo Cahyono Putro, awal 2019 lalu.

Widodo Cahyono Putro di Mata Suporter Persita Tangerang
WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang
Widodo Cahyono Putro 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Persita Tangerang secara mengejutkan mendatangkan juru taktik, Widodo Cahyono Putro, awal 2019 lalu.

Kala itu, Persita Tangerang masih berlaga di Liga 2 Indonesia. Sontak datangnya pelatih yang akrab disapa WCP ini membuat kaget suporter, dan langsung disambut hangat oleh Persita fans.

Suporter langsung merasakan atmosfer optimis, tim kebanggaannya mampu promosi karena keseriusan manajemen Persita.

Lantas bagaimana suporter memandang seorang Widodo Cahyono Putro? Kali ini, North Legion, salah satu komunitas suporter Persita angkat bicara.

"Siapa yang tidak mengenal Widodo Cahyono Putro? Seorang legenda sepak bola Indonesia, punya lisensi pro A AFC, bahkan saat bersama Bali United, belia mampu membawa Bali jadi runner up liga," tutur Herlambang, selaku penanggung jawab North Legion.

Lanjutnya, tangan dingin Widodo dianggap tepat untuk mengangkat Persita kembali ke Liga 1 Indonesia.

Uniknya, dalam perjalanan Persita, Persita fans sempat deg-degan meski pelatihnya sekelas Widodo.

"Beberapa laga krusial justru Persita ketinggalan terlebih dulu. Tapi kami percaya kepada kualitas pelatih, bagaimana Persita sering come back di beberapa laga penting, hingga akhirnya bisa lolos ke Liga 1," tambahnya.

Sebagai suporter, pihaknya pun terus mendukung pelatih Persita dalam membangun tim guna meraih hasil maksimal.

Lucunya, ada satu kisah yang masih tak terlupakan oleh North Legion soal Widodo Cahyono Putro.

"Tahun 2002 silam, Widodo dan asistennya Mukti Ali Raja berseragam Persija, dan mereka membungkam Persita di final. Ya Persita pun hanya runner up kala itu. Namun, semua terobati, dimana keduanya mampu mengangkat Persita kembali ke Liga 1 Indonesia. Ini jadi kebahagiaan bagi kami," tutupnya. 

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas