Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Spanyol

Bryan Gil, Kesalahan Terbesar Juventus dan Barcelona, Talenta Terbaik Spanyol

Bryan Gil adalah pemain Sevilla yang kini diincar Tottenham, talentanya tentu bisa membuat Juventus dan Barcelona gigit jari

Bryan Gil, Kesalahan Terbesar Juventus dan Barcelona, Talenta Terbaik Spanyol
Sevilla.es
Bryan Gil/Bryan Gil adalah pemain Sevilla yang kini diincar Tottenham, talentanya tentu bisa memuat Juventus dan Barcelona gigit jari 

TRIBUNNEWS.COM - Sosoknya kurus, namun, ia mampu melewati Dani Carvajal ketika Eibar berjumpa Real Madrid.

Tidak seperti pemain muda di usianya, potongan rambutnya adalah salah satu yang unik, bob mullet, mirip dengan personil The Beatles atau Johan Cruijff di Ajax Amsterdam.

Di sanalah ia mendapat julukannya, Little Cruijff.

Bryan Gil memang sangat mirip dengan Cruijff, postur tubuh, cara bermain dan kemampuannya melakukan akselerasi mengingatkan kita kepada legenda Belanda ini.

Yang sayangnya, kegemilangan Bryan Gil membuat Barcelona dan Juventus gigit jari.

Pemain Spanyol, Bryan Gil dan rekannya jelang melawan Mesir dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada Kamis, 22 Juli 2021 pukul 14.30 WIB.
Pemain Spanyol, Bryan Gil dan rekannya jelang melawan Mesir dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada Kamis, 22 Juli 2021 pukul 14.30 WIB. (Instagram resmi Bryan Gil @bryan11gil)

Baca juga: Bryan Gil, Titisan Johan Cruyff & Lionel Messi Asal Spanyol yang Siap Gebrak Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Pedri, Katalisator Spanyol di Olimpiade Tokyo 2020, Penerus Pep Guardiola dan Lionel Messi

Ada sebuah idiom dalam bahasa Spanyol, No hay peor sordo que el que no quiere oír, yang artinya, orang yang tidak mau mendengar lebih buruk dibanding orang tunarungu.

Bryan Gil Salvatierra, adalah pemuda kelahiran 11 Februari 2001, lahir di ibu kota Catalan, Barcelona, Gil justru dicampakkan Barcelona.

Gil pindah ke Andalusia dan bergabung bersama Berbate, sejatinya Barcelona sempat mengincarnya selama masih di akademi Berbate dan belum bergabung dengan Sevilla, tetapi usianya yang baru 11 tahun membuat Barcelona urung mendatangkannya.

Sebaliknya, Berbate yang saat itu diasuh oleh Jose Antonio Reyes langsung berkomunikasi dengan Sevilla mengenai Bryan Gil.

Reyes menggambarkan Bryan Gil sebagai pemain cepat, distribusi bola yang baik dan punya kemampuan defensif.

Halaman
123
Penulis: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas