Superskor

Super Pandit

Dikalahkan Leicester, Benarkah Manchester United Terlalu Bergantung Pada Bruno Fernandes?

Manchester United membutuhkan gol dan assist Bruno Fernandes untuk memenangkan pertandingan, Ole tahu betul akan hal tersebut.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Dikalahkan Leicester, Benarkah Manchester United Terlalu Bergantung Pada Bruno Fernandes?
PAUL ELLIS / AFP
Manajer Manchester United asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer menghibur gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes setelah ia gagal mengeksekusi penalti selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Aston Villa di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 September 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Manchester United menorehkan hasil buruk dalam pekan ke delapan Liga Primer Inggris saat menghadapi Leicester City pada Sabtu, (16/10/2021) malam.

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer harus rela dipermalukan tim tuan rumah dengan skor mencolok 4-2.

Skor tersebut dapat dikatakan adalah hasil yang adil, dari jumlah serangan, Leicester City lebih unggul dari Setan Merah.

United memang menguasai pertandingan sebanyak 52%, namun dari segi jumlah shot on target, Cristiano Ronaldo cs kalah jauh.

Bek Leicester City Belgia Timothy Castagne (kanan) menjegal gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes (tengah) dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Manchester United di King Power Stadium di Leicester, Inggris tengah pada 16 Oktober 2021.
Bek Leicester City Belgia Timothy Castagne (kanan) menjegal gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes (tengah) dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Manchester United di King Power Stadium di Leicester, Inggris tengah pada 16 Oktober 2021. (Paul ELLIS / POOL / AFP)

Baca juga: Fakta Kekalahan Manchester United dari Leicester, Rekor Laga Tandang Terhenti dan Ajakan Pogba

Baca juga: 100 Gol Liga Inggris Sadio Mane dan Kisah Sepatu Usangnya yang Diremehkan

Tim asuhan Brendan Rodgers berhasil mengancam gawang David de Gea lewat shot on target sebanyak 11 kali, sedangkan United hanya mampu menorehkan 6 kali shot on target.

Leicester United juga berhasil melakukan big change sebanyak 3 kali sedangkan setan merah hanya 1 kali.

Secara permainan pun, United juga juga tak begitu dominan, padahal di atas kertas kualitas pemain yang mereka miliki jelaslah diunggulkan.

Paul Pogba yang kembali di pasang di posisi aslinya (gelandang tengah), setelah beberapa kali diperankan oleh Solskjaer sebagai winger juga tak mampu berperan banyak.

Secara keseluruhan, hanya Bruno Fernandes yang mampu tampil 'lumayan' untuk Manchester United dalam laga yang digelar di Stadion King Power tersebut.

Sang pemain sukses mencetak satu assist untuk gol spektakuler Mason Greenwood serta melakukan 7 change created (terbanyak diantara pemain lainnya).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas