Superskor

Liga Italia

Masuk Kandidat Juara Liga Italia, AS Roma Justru Paling Hobi Mubazir Peluang

Meski berada di posisi keenam, AS Roma menjadi tim terburuk Liga Italia dalam hal memanfaatkan peluang

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Masuk Kandidat Juara Liga Italia, AS Roma Justru Paling Hobi Mubazir Peluang
JACK GUEZ / AFP
Para pemain AS Roma merayakan gol dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur di Stadion Sammy Ofer pada 30 Juli 2022. AS Roma menjadi tim paling buruk dalam mengonversi peluang di Liga Italia sejauh ini. 

TRIBUNNEWS.COM - AS Roma boleh saja didapuk sebagai salah satu kandidat juara Liga Italia musim ini.

Namun, status tersebut tak meloloskan AS Roma dari rekor buruk yang mereka buat sendiri selama Liga Italia berjalan tujuh pekan ini.

AS Roma dinobatkan menjadi tim terburuk Liga Italia dalam hal memanfaatkan peluang untuk menjadi gol.

Penyerang AS Roma asal Argentina Paulo Dybala (bakc) merayakan gol pertama timnya bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Empoli dan As Roma di stadion Carlo Castellani di Empoli, pada 12 September 2022.
Penyerang AS Roma Paulo Dybala (bakc) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya di laga Serie A Italia antara Empoli dan As Roma di stadion Carlo Castellani pada 12 September 2022. AS Roma menjadi tim paling buruk dalam mengonversi peluang di Liga Italia sejauh ini. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Baca juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, AS Roma Tumbang, Mourinho Gagal Reuni dengan Mantan Terindahnya

Dikutip dari Football Italia, AS Roma sebenarnya memiliki ekspektasi gol (xG) di Liga Italia di angka 14,64 gol.

Namun pada praktiknya, Tammy Abraham cs baru bisa menggelontorkan delapan gol ke jala lawan.

Hal tersebut membuat klub asuhan Jose Mourinho mencatatkan ekspektasi gol hingga minus, (xG) -6,64.

Catatan itu bahkan lebih buruk dari Sampdoria, Cremonese dan Monza yang saat ini berada di jurang degradasi Serie A.

Buruknya konversi gol tim berjuluk Giallorossi berdampak langsung pada produktifitas gol mereka.

Hingga pekan ketujuh, AS Roma baru bisa menggelontorkan delapan gol saja.

Padahal, jala Rui Patricio sudah kebobolan tujuh lesakan lawan.

Artinya, produktifitas AS Roma cuma +1 dengan catatan gol yang sangat sedikit.

Hal ini perlu menjadi catatan penting bagi Jose Mourinho.

Pasalnya, gol menjadi salah satu aspek paling penting bagi Giallorossi menjadi penantang gelar Serie A musim ini.

Sulitnya mereka membobol lawan berakibat pahit pada pekan ketujuh lalu.

Pemain depan AS Roma Inggris Tammy Abraham (CR) merayakan mencetak gol kedua timnya dengan rekan satu tim dan pendukung Roma (kanan) yang berlari di lapangan selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Empoli dan As Roma di stadion Carlo Castellani di Empoli pada 12 September , 2022.
Pemain depan AS Roma Inggris Tammy Abraham (CR) merayakan mencetak gol kedua timnya dengan rekan satu tim dan pendukung Roma (kanan) yang berlari di lapangan selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Empoli dan As Roma di stadion Carlo Castellani di Empoli pada 12 September , 2022. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Di mana mereka takluk dari Atalanta dengan skor tipis 0-1 di Olimpico.

Padahal, AS Roma tak kekurangan peluang dalam laga tersebut.

Mulai dari Tammy Abraham hingga Pablo Ibanez mendapatkan peluangnya masing-masing di pertandingan ini.

Namun, anak asuh Jose Mourinho tak bisa memaksimalkan peluang-peluang tersebut menjadi gol.

(Tribunnews.com/Guruh)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Napoli
15
13
2
0
37
12
25
41
2
AC Milan
15
10
3
2
29
15
14
33
3
Juventus
15
9
4
2
24
7
17
31
4
Lazio
15
9
3
3
26
11
15
30
5
Inter Milan
15
10
0
5
34
22
12
30
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas