Superskor

Liga Italia

Pernah Jual Mahal ke Andrea Belotti, AC Milan Kini Termakan Idealismenya Sendiri

AC Milan dalam kondisi limbung setelah mereka menolak mendatangkan Andrea Belotti dengan alasan terlalu tua.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Pernah Jual Mahal ke Andrea Belotti, AC Milan Kini Termakan Idealismenya Sendiri
Tiziana FABI / AFP
AC Milan termakan idealismenya sendiri setelah menolak Belotti - Pemain AS Roma Andrea Belotti merayakan setelah mencetak gol pada pertandingan penyisihan grup C Liga Eropa melawan HJK Helsinki, 15 September 2022 di stadion Olimpiade. 

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai polemik menghantam AC Milan seiring inkonsistensi performa yang dialami pada awal musim 2022/2023.

AC Milan memang tampil menjanjikan pada ajang Liga Champions bermodal sekali imbang dan satu kemenangan.

Namun berbanding terbalik hasil kurang memuaskan harus ditelan Rossoneri di Liga Italia.

Tercatat dari tujuh pertandingan, Milan sudah menelan dua kekalahan, sekali imbang dan sisanya berujung kemenangan.

Baca juga: Peforma Inter Milan Memprihatinkan, Legenda Nerazzurri Ingin Simone Inzaghi Segera Dipecat

Bek Udinese Festy Ebosele (kanan) menjegal pemain depan AC Milan Divock Origi selama pertandingan Serie A Italia antara AC Milan dan Udinese pada 13 Agustus 2022 di stadion San Siro.
Bek Udinese Festy Ebosele (kanan) menjegal pemain depan AC Milan Divock Origi selama pertandingan Serie A Italia antara AC Milan dan Udinese pada 13 Agustus 2022 di stadion San Siro. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Terbaru, Zlatan Ibrahimovic dkk takluk di kandang dari Napoli lewat skor 2-1 pada giornata tujuh Serie A.

Berbagai masalah menjadi penyebab utama. Satu di antaranya ialah kegersangan lini depan AC Milan.

Rossoneri memang masuk sebagai tim dengan kategori lini serang mumpuni. Skuat asuhan Stefano Pioli mengemas 13 lesakan.

Namun yang menjadi persoalan ialah individu bombernya. Zlatan Ibrahimovic masih berkutat dengan cedera. Pun hal yang sama juga menimpa Divock Origi.

Ante Rebic belum bisa dijagakan kontribusinya jika diplot sebagai nomor 9 murni.

Praktis, Olivier Giroud yang benar-benar menjadi tumpuan. Namun mantan penyerang Chelsea itu juga tak bisa selalu diandalkan dalam setiap pertandingan.

Dia membutuhkan rotasi.

Lantas bagaimana dengan Rafael Leao? Yap, dia menjadi pembeda sejauh ini.

Tiga gol dan tiga assist yang diukir penggawa Timnas Portugal tersebut membuktikan kualitasnya sebagai ace alias andalan dari Rossoneri.

Namun ketika Leao absen, seperti saat dikalahkan Napoli, AC Milan benar-benar tampil memble.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Napoli
15
13
2
0
37
12
25
41
2
AC Milan
15
10
3
2
29
15
14
33
3
Juventus
15
9
4
2
24
7
17
31
4
Lazio
15
9
3
3
26
11
15
30
5
Inter Milan
15
10
0
5
34
22
12
30
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas