Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

M'Gladbach vs Muenchen, Kevin Diks Bawa Luka Gagal ke Piala Dunia, Siap Hadapi Harry Kane

Bundeliga  kembali bergulir akhir pekan ini dengan laga kontras antara dua kutub performa.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Deny Budiman
Editor: Muhammad Barir
zoom-in M'Gladbach vs Muenchen, Kevin Diks Bawa Luka Gagal ke Piala Dunia, Siap Hadapi Harry Kane
Instagram Borussia Monchengladbach
MENGGIRING BOLA - Pemain Monchengladbach, Kevin Diks menggiring bola saat melawan Brentford di London, 10 Agustus 2025. Bek Timnas Indonesia itu terpilih sebagai dewan tim untuk musim 2025/2026 Bundesliga. 

Borussia M'Gladbach vs Muenchen, Kevin Diks Bawa Luka Gagal ke Piala Dunia, Hadapi Harry Kane

 

Ringkasan Berita:
  • Juru kunci, M'Gladbach jamu pemuncak Bayern Muenchen
  • Kevin Diks bawa luka gagal ke Piala Dunia
  • Kevin Bakal hadapi Kane yang sedang menggila  

 

TRIBUNNEWS.COM- Bundeliga  kembali bergulir akhir pekan ini dengan laga kontras antara dua kutub performa.

Borussia Mönchengladbach yang belum meraih kemenangan musim ini akan menjamu Bayern München, tim yang sedang perkasa di bawah pelatih Vincent Kompany di Borussia Park, Sabtu (25/10) pukul 20.30 WIB. 

Namun bagi publik Indonesia, sorotan utama bukan sekadar kepada raksasa Bayern, melainkan kepada sosok Kevin Diks. Bek timnas Indonesia yang kini membela Gladbach dan akan berhadapan langsung dengan Harry Kane, mesin gol utama Bayern.

Kurang dua pekan lalu, Diks menjadi bagian dari timnas Indonesia yang tersingkir di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Kegagalan itu masih menyisakan kekecewaan di kalangan pendukung Garuda. 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, tak ada waktu untuk larut dalam penyesalan. Liga kembali berjalan, dan Diks kini harus menghadapi ujian di level tertinggi Eropa — menahan laju striker terbaik dunia.

Sejak bergabung dengan Gladbach pada awal musim 2025/26 dari FC Kopenhagen, Diks langsung dipercaya sebagai pilihan utama di lini belakang. Sebagai pemain serba-bisa, dia ditempatkan menjadi bek sentral, dan terkadang bek kiri, atau kanan. 

Dalam tujuh pertandingan pertamanya, ia sudah tampil selama 508 menit, dengan akurasi umpan rata-rata 85–88 persen dan 3,6 sapuan per laga. Data itu menunjukkan peran vitalnya dalam distribusi bola dari belakang serta kemampuannya membaca situasi permainan.

 

Baca juga: Hasil Akhir Indonesia vs Arab Saudi: 2 Penalti Kevin Diks Tak Bisa Selamatkan Garuda dari Kekalahan

 

Meski begitu, pertahanan Gladbach belum stabil. Klub asal Rhine ini belum pernah menang, dengan selisih gol minus sembilan. 

Diks kerap dipaksa bekerja keras di bawah tekanan akibat lemahnya koordinasi lini tengah. Namun, performa individunya justru memberi secercah harapan bagi pelatih Gerardo Seoane yang masih mencari keseimbangan tim.

Harry Kane sementara itu datang ke laga ini dengan catatan menakutkan. Menyandang julukan seram: hurricane, yang merujuk pada performa yang bak badai topan, dia sudah mengemas tujuh gol dalam lima pertandingan terakhir, serta keterlibatan langsung dalam 12 dari 27 gol Bayern musim ini. Bersama rekan barunya, Michael Olise dan Luis Díaz, Kane menjadi pusat dari mesin ofensif yang efisien dan bertenaga.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Bayern
30
25
4
1
109
29
80
79
2
Dortmund
30
19
7
4
61
31
30
64
3
RB Leipzig
30
18
5
7
59
37
22
59
4
Stuttgart
30
17
5
8
62
42
20
56
5
Hoffenheim
30
16
6
8
59
44
15
54
Berita Populer
Berita Terkini
Atas