Kursi Pelatih Chelsea Memanas, Sinyal Enzo Maresca Pergi Menguat setelah Gak Kerasan
Kursi pelatih Chelsea mendadak memanas setelah Enzo Maresca mengirimkan sinyal akan pergi meninggalkan Stamford Bridge.
Penulis:
Dwi Setiawan
Editor:
Drajat Sugiri
"Maresca tidak berbicara di depan umum setelah hasil imbang melawan Bournemouth, dan kini Chelsea juga sedang meninjau seluruh situasinya,"
"Ketegangan dan keraguan semakin meningkat dalam beberapa jam terakhir," tukasnya.
Hal senada juga disampai Ben Jacobs, salah seorang jurnalis senior dari Give Me Sports, sekaligus komentator Talksport.
Ben Jacobs menginformasikan bahwa Maresca punya alasan khusus mengapa dirinya tidak menghadiri sesi jumpa pers setelah melawan Bournemouth.
Dan alasan tersebut bukan karena sakit, karena kondisi Maresca baik-baik saja.
Lebih lanjut, Ben Jacobs melaporkan jika Maresca kini mulai frustrasi dengan arah proyek Chelsea yang memengaruhi dirinya saat mengambil keputusan.
Situasi makin rumit karena beberapa elemen strategis klub mulai tidak sejalan dengan cara Maresca mengelola skuad Chelsea.
"Enzo Maresca tidak sakit, ia memilih untuk tidak menghadiri konferensi pers karena sedang mempertimbangkan berbagai pilihan di klub," kata Ben Jacobs lewat akun X pribadinya.
"Dipahami Maresca merasa kian frustrasi dengan beberapa aspek proyek Chelsea yang memengaruhi kemandiriannya dalam mengambil keputusan,"
"Dan ada elemen strategis klub yang tidak selalu sejal dengan cara dia ingin mengelola Chelsea,"
"Maresca memang secara terbuka pernah mengatakan mencintai Chelsea sebagai klub dan basis penggemarnya, serta menikmati tekanan memberikan hasil terbaik,"
"Namun, dia juga terlihat kesulitan bekerja dalam kondisi terentu," tambahnya.
Dan masih ada beberapa jurnalis top Eropa lain yang mengonfirmasi kondisi Enzo Maresca dengan nada serupa.
Memanasnya spekulasi masa depan Enzo Maresca bersama Chelsea jelas terasa mengejutkan.
Apalagi sejak dipercaya menggantikan posisi Mauricio Pochettino untuk melatih Chelsea pada musim lalu.
Baca tanpa iklan