Real Madrid Tetapkan Harga Jual Eduardo Camavinga, MU dan Liverpool Mengantre
Real Madrid tetapkan harga jual Camavinga €70 juta bagi klub yang tertarik merekrutnya, dengan MU dan Liverpool sedang memantau situasi.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Real Madrid dikabarkan siap melepas Eduardo Camavinga pada bursa transfer musim panas 2026 dengan harga sekitar €70 juta sebagai bagian dari rencana perombakan skuad.
- Penampilan Camavinga musim ini dinilai belum memenuhi ekspektasi setelah hanya mencatat 2 gol dan 1 assist, serta menghadapi persaingan ketat dari pemain seperti Thiago Pitarch dan kembalinya Nico Paz.
- Sejumlah klub Eropa seperti Manchester United, Liverpool, dan Inter Milan dilaporkan tertarik memantau situasi Camavinga di Madrid.
TRIBUNNEWS.COM - Masa depan Eduardo Camavinga di Real Madrid mulai diselimuti tanda tanya besar menjelang bursa transfer musim panas 2026 mendatang.
Manajemen Los Blancos dikabarkan sedang mempersiapkan perombakan skuad secara signifikan untuk menyambut musim 2026/2027.
Meskipun prioritas utama klub adalah mendatangkan pemain bertahan baru, kebutuhan untuk meningkatkan kualitas lini tengah juga menjadi perhatian serius.
Situasi tersebut membuat posisi Camavinga tidak lagi sepenuhnya aman di skuad utama.
Menurut laporan Defensa Central, Real Madrid telah menetapkan harga sekitar €70 juta (sekitar Rp1,3 triliun) bagi klub mana pun yang tertarik merekrut gelandang tim nasional Prancis tersebut.
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Camavinga sebelumnya sempat menyatakan ambisinya untuk berkembang menjadi penerus legenda lini tengah Real Madrid seperti Toni Kroos.
Namun pihak manajemen klub di Santiago Bernabeu Stadium dikabarkan menilai perkembangan pemain berusia 23 tahun itu tidak berjalan secepat yang mereka harapkan.
Presiden klub Florentino Perez disebut kini lebih terbuka untuk mempertimbangkan penjualan Camavinga jika ada tawaran yang sesuai, terutama demi membantu pendanaan restrukturisasi skuad untuk musim mendatang.
Baca juga: Real Madrid Dihantam Masalah Cedera Jelang Lawan Manchester City, Mbappe Berpacu dengan Waktu
Musim ini, kontribusi Camavinga dianggap belum memenuhi ekspektasi tinggi klub. Dari total 1.665 menit bermain di semua kompetisi, ia hanya mencatatkan dua gol dan satu assist.
Angka tersebut dinilai kurang impresif, terutama setelah kepergian dua legenda lini tengah klub, yaitu Toni Kroos dan Luka Modric, yang seharusnya membuka peluang besar bagi Camavinga untuk mengambil peran lebih dominan.
Alih-alih menjadi motor utama lini tengah, pemain asal Prancis itu justru menghadapi persaingan yang semakin ketat dari para pemain muda yang mulai bersinar.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Thiago Pitarch, gelandang muda yang tampil impresif dalam beberapa pekan terakhir.
Pitarch bahkan dipercaya sebagai starter dalam dua pertandingan terakhir La Liga, dan diperkirakan kembali dimainkan saat Real Madrid menghadapi Manchester City di Champions League.
Selain itu, kepulangan Nico Paz setelah menjalani masa peminjaman yang sukses bersama Como juga semakin memperketat persaingan di lini tengah Real Madrid.
Kehadiran Paz diyakini akan mengurangi peluang bermain Camavinga secara signifikan pada musim depan.
Baca tanpa iklan