16 Maskot Piala Dunia dari Masa ke Masa: Willie Pertama, Terbaru Ada Maple, Zayu, dan Clutch
Sejak kemunculan Willie, maskot Piala Dunia terus berkembang dan menjadi simbol budaya tuan rumah. Piala Dunia 2026 memakai Maple, Zayu, dan Clutch.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Maskot pertama Piala Dunia adalah Willie, seekor singa yang diperkenalkan Inggris pada Piala Dunia 1966
- Sejak kemunculan Willie, maskot Piala Dunia terus berkembang dan menjadi simbol budaya serta kreativitas negara tuan rumah
- Pada Piala Dunia 2026, tiga maskot resmi diperkenalkan, yaitu Maple the Moose dari Kanada, Zayu the Jaguar dari Meksiko, dan Clutch the Bald Eagle dari Amerika Serikat
TRIBUNNEWS.COM - Maskot telah menjadi bagian penting dari identitas Piala Dunia sejak pertama kali diperkenalkan pada 1966.
Kehadiran karakter-karakter unik ini tidak hanya memeriahkan turnamen, tetapi juga mencerminkan budaya, kreativitas, dan ciri khas negara tuan rumah.
Setiap maskot memiliki cerita dan filosofi tersendiri, terinspirasi dari hewan, manusia, buah-buahan, hingga karakter futuristis.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang menjadi edisi ke-16 secara berturut-turut yang menghadirkan maskot resmi.
Baca juga: 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026, Curacao Ganti Pelatih Lagi: Dick Advocaat Kembali, Rekor Menanti
Willie: Piala Dunia 1966 – Inggris
Maskot pertama dalam sejarah Piala Dunia adalah Willie, seekor singa yang menjadi simbol nasional Inggris.
Willie mengenakan kaus bergambar Union Jack dengan tulisan “WORLD CUP”.
Kehadiran Willie dianggap sebagai pelopor maskot olahraga modern dan menjadi inspirasi bagi berbagai ajang internasional setelahnya.
Juanito: Piala Dunia 1970 – Meksiko
Meksiko menghadirkan Juanito, sosok anak laki-laki yang memakai sombrero bertuliskan “Mexico 1970”.
Juanito tampil dengan pakaian hijau khas tim nasional Meksiko.
Karakter Juanito sangat cocok dengan atmosfer turnamen pertama yang disiarkan secara berwarna di televisi.
Baca juga: Profil Roberto Martinez Pelatih Timnas Portugal di Piala Dunia 2026, Saksi Rekor Cristiano Ronaldo
Tip dan Tap: Piala Dunia 1974 – Jerman Barat
Jerman Barat memperkenalkan dua karakter anak laki-laki bernama Tip dan Tap sebagai maskot Piala Dunia 1974. Keduanya mengenakan kostum putih khas tuan rumah.
Salah satu memakai tulisan “WM” yang merupakan singkatan dari Weltmeisterschaft atau Piala Dunia dalam bahasa Jerman, sementara yang satunya menggunakan angka “74”.
Tip dan Tap melambangkan persahabatan dan kebersamaan.
Gauchito: Piala Dunia 1978 – Argentina
Senada dengan Jerman Barat, Argentina juga menggunakan konsep anak laki-laki sebagai maskot.
Gauchito tampil dengan atribut khas seorang gaucho, memakai topi bertuliskan “Argentina 78”, syal leher, dan cambuk.
Baca tanpa iklan