Tribun Techno

Kemenkominfo Genjot Peningkatan Literasi Digital ke Pelajar dan Guru

Pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa pada awal 2021, atau meningkat 15,5% dibandingkan awal tahun sebelumnya.

Penulis: Erik S
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Kemenkominfo Genjot Peningkatan Literasi Digital ke Pelajar dan Guru
HO
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menggelar program literasi digital nasional sektor pendidikan wilayah Sumatera bagi para guru dan siswa di Kota Medan, Sumatera Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi gelar program literasi digital nasional sektor pendidikan wilayah Sumatera bagi para guru dan siswa di Kota Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan secara webinar ini berlangsung Selasa 20 September 2022 yang dimulai pukul 09.00 –11.00 WIB dengan peserta sebanyak 5.683 orang.

Program literasi digital #Makin Cakap Digital ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Baca juga: Literasi Digital Memacu Individu Untuk Beralih Dari Konsumen Yang Pasif Menjadi Produsen Yang Aktif

Berdasarkan laporan HootSuite dan We Are Social, pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa pada awal 2021, atau meningkat 15,5 persen dibandingkan awal tahun sebelumnya.

Itu merupakan 73,7 persen dari total populasi Indonesia.

Kemenkominfo pun merespons hal itu dengan program literasi digital nasional dengan tema webinar kali ini yakni “Cakap Digital Dengan Bijak Bermain Game.”

Kegiatan ini menyuguhkan materi yang didasarkan pada 4 pilar utama Literasi Digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.

Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pengerapan dalam sambutannya memaparkan resiko dari masifnya penggunaan internet di Indonesia yang membawa serta resiko seperti penipuan online, hoax, cyber bullying, dan konten-konten negatif lainnya.

Oleh karena itu peningkatan penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

“Saat ini indeks literasi digital masyarakat Indonesia masih berada pada angka 3,49 dari skala 5. Yang artinya masih di kategori sedang, belum mencapai kategori baik. Angka ini perlu terus kita tingkatkan dan menjadi tugas kita bersama untuk membekali masyarakat kita dengan kemampuan literasi digital agar selalu siap mengawal percepatan transformasi digital nasional,” ujar Semuel Abrijani Pengerapan dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022)

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas