Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Bentuk Gelombang Internet Computer Langsung dari Indonesia, Inkubator ICP Debut di Bali

Bruno Calabretta mengatakan program ini berdiri sebagai mercusuar inovasi digital dan menyiapkan masa depan yang lebih desentralisasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bentuk Gelombang Internet Computer Langsung dari Indonesia, Inkubator ICP Debut di Bali
HO/ istimewa
Co-Founder dan Hub Manager Disruptives ICP Indonesia, Bruno Calabretta saat memaparkan program inkubator Internet Computer Protocol debut di Bali pada Senin (9/10/2023) 

Bentuk Gelombang Internet Computer Langsung dari Indonesia, Inkubator ICP Debut di Bali

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Inkubator Internet Computer Protocol (ICP) debut di Bali pada Senin (9/10/2023). Program ini bertujuan membentuk cakrawala digital dan menciptakan gelombang internet computer langsung dari Indonesia.

Adapun program ini ditujukan guna mengatasi kekurangan terkait internet tradisional seperti keamanan sistem yang buruk, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Co-Founder dan Hub Manager Disruptives ICP Indonesia, Bruno Calabretta mengatakan program ini berdiri sebagai mercusuar inovasi digital dan menyiapkan masa depan yang lebih desentralisasi.

Baca juga: 9 Tips agar Medsos Tidak Mudah di Hack, Pakai Sandi Rumit dan Rajin Log Out dari Perangkat

"Kami percaya pada kekuatan ide-ide baru dan melalui program ini, kami mewujudkan ide-ide tersebut menjadi kenyataan untuk masa depan yang lebih desentralisasi," kata Bruno dalam keterangannya, Senin.

Dalam program ini, selama 7 pekan para peserta akan mengikut sejumlah rangkaian yang diselenggarakan di S21 Core di Kuta Utara, Badung, Bali maupun mengikuti sesi daring lewat platform AI Rumi.

Rekomendasi Untuk Anda

Terdapat 3 sesi pada tiap pekannya yang dirancang untuk memberi pandangan mendalam di dunia blockchain. Program ini melibatkan lebih dari 30 ahli pada bidangnya, dan para pesertanya berasal dari lebih dari 35 mitra strategis.

Proyek terbaik yang terpilih nantinya akan mewakili berbagai sektor mulai dari seni hingga AI.

"Memastikan proyek-proyek terealisasikan dengan baik adalah tugas dari mitra teknis kami,
Rock’n’block. Tujuan mereka adalah untuk membantu setiap proyek mengembangkan versi dasar," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas