Studi Lenovo Ungkap Pengeluaran Adopsi AI di ASEAN+ Naik 2,7 Persen
Meskipun pengeluaran untuk AI terus meningkat, adopsi teknologi di kawasan ASEAN+ masih berada pada tahap awal.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
"Secara global, 63 persen organisasi memilih infrastruktur on-premise dan hybrid untuk AI, dengan ASEAN+ mencatat tingkat adopsi yang lebih tinggi. Hal ini mencerminkan fokus yang kuat pada inovasi sekaligus memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap kebutuhan spesifik AI. Dengan solusi AI canggih yang menyeluruh, infrastruktur yang lebih cerdas, dan kemitraan strategis, Lenovo mendorong penerapan AI yang lebih cerdas untuk semua," ucap Budi.
AI PC: Adopsi Awal Menunjukkan Peningkatan Produktivitas
AI PC semakin diminati di Asia Pasifik, dengan 43 persen organisasi melaporkan peningkatan produktivitas yang signifikan.
Meskipun kesadaran terhadap teknologi ini meningkat, adopsinya masih berjalan lambat di berbagai pasar. Di ASEAN+, 65 persen organisasi telah memasuki tahap perencanaan untuk mengadopsi PC berbasis AI.
Seiring dengan semakin matangnya teknologi dan terbuktinya pengembalian investasi (ROI), laju adopsi diperkirakan akan semakin cepat, mendorong transformasi tempat kerja digital yang lebih luas.
Kebutuhan Akan Kemitraan
Dengan semakin banyaknya organisasi yang memperluas upaya AI mereka, 34 persen CIO di Asia Pasifik dan 44 persen CIO di ASEAN+ secara aktif memanfaatkan layanan AI profesional untuk mengatasi tantangan dalam manajemen data, keterbatasan talenta dan efisiensi biaya.
Menariknya, 56 persen CIO di ASEAN+ lainnya sedang menjajaki atau merencanakan penggunaan layanan ini dalam waktu dekat.
Kolaborasi ini membantu mengatasi keterbatasan kemampuan internal, memungkinkan organisasi untuk lebih fokus pada peningkatan keterampilan tim mereka, serta membangun ketahanan jangka panjang.
Executive Director dan General Manager, Solutions and Services Group Lenovo Asia Pacific Fan Ho, menyebut adopsi AI bukan hanya tentang keuntungan jangka pendek. Organisasi perlu berinvestasi dalam desain yang efisien, penerapan yang tepat dan integrasi solusi AI ke dalam operasional mereka untuk memastikan dampaknya dapat terukur.
"Layanan AI profesional memainkan peran penting dalam membantu organisasi mengadopsi AI dengan sukses melalui pendekatan berbasis hasil. Solusi seperti Lenovo AI Fast Start semakin mempercepat proses ini, memungkinkan bisnis untuk dengan cepat melakukan uji coba, mengoptimalkan, dan meningkatkan skala inisiatif AI dengan bimbingan ahli serta kerangka kerja yang telah teruji," jelas Fan Ho.
Baca tanpa iklan