Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Cerita Jason dan Atha Sabet Penghargaan The Best Hacker & Hustler di Telkomsel IndonesiaNEXT 2025

Cerita Atha Marcella dan Jason Emmanuel menjadi best talent di ajang IndonesiaNEXT Summit 2025 yang digelar Telkomsel.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cerita Jason dan Atha Sabet Penghargaan The Best Hacker & Hustler di Telkomsel IndonesiaNEXT 2025
Tribunnews.com/Ist
THE BEST TALENT - Atha Marcella dan Jason Emmanuel, peraih penghargaan The Best Hustler dan The Best Hacker dalam IndonesiaNEXT 2025 yang digelar Telkomsel. Puncak acara digelar di Jakarta pada 18 September 2025. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua mahasiswa jurusan Business Information Technology Binus University, Atha Marcella dan Jason Emmanuel, berhasil mencuri perhatian di ajang IndonesiaNEXT Summit 2025 yang digelar Telkomsel dengan tema "AI Sharpening Youths". 

Pada acara puncak yang digelar di Jakarta pada 18 September 2025, Atha dinobatkan sebagai The Best Hustler, sementara Jason meraih gelar The Best Hacker berkat inovasi dan skill digital mereka. Sementara itu untuk The Best Hipster diraih oleh Khoiru Rizki B.A. dari Universitas Negeri Surabaya.

IndonesiaNEXT merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel yang berfokus pada pengembangan talenta muda digital di Indonesia. IndonesiaNEXT 2025 merupakan penyelenggaraan ke-9. 

Program ini dirancang untuk meningkatkan skill dan membuka peluang baru untuk memenuhi kebutuhan industri digital sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

IndonesiaNEXT berupaya mencari dan mengembangkan talenta digital yang dibagi dalam tiga role atau peran, yaitu Hustler, Hacker, dan Hipster.

  • Hustler bisa dikatakan sebagai ahli strategi dan komunikasi. Dalam sebuah proyek, Hustler merupakan orang yang punya semangat juang tinggi, cakap dalam berjualan ide. Mereka biasanya memiliki skill komunikasi yang baik, pandai membaca peluang, dan tidak takut mengambil risiko.
  • Hacker bisa dikatakan sebagai ahli pemecah masalah alias problem solver. Hacker memiliki kemampuan dalam coding, mengulik sistem, dan menemukan solusi teknis di setiap masalah. Mereka biasanya memiliki logika kuat, teliti, dan memiliki rasa penasaran tinggi. 
  • Hipster bisa dikatakan sebagai otak kreatif dan visioner. Hipster pandai membungkus ide menjadi sesuatu yang menarik. Mereka biasanya peka terhadap tren, memiliki nilai estetika yang tinggi, dan memiliki kemampuan desain yang cocok untuk audiens.
lihat fotoINDONESIANEXT 2025 - Rangkaian program CSR Telkomsel IndonesiaNEXT ke-9 resmi ditutup dengan gelaran IndonesiaNEXT Summit 2025 “AI Sharpening Youths” di Jakarta, 18 September 2025.
INDONESIANEXT 2025 - Rangkaian program CSR Telkomsel IndonesiaNEXT ke-9 resmi ditutup dengan gelaran IndonesiaNEXT Summit 2025 “AI Sharpening Youths” di Jakarta, 18 September 2025.

Cerita Jason dan Atha

Jason Emmanuel menceritakan tahapan IndonesiaNEXT 2025 sudah dimulai sejak Desember 2024 yang diikuti sebanyak 9.692 peserta.

Mahasiswa seluruh jurusan dari tingkat D3 hingga S2 dapat mendaftarkan diri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dari 9.000 lebih peserta kemudian diseleksi menjadi 1.000 orang untuk mengikuti pelatihan digital, lalu ada behavioral assessment bagi 300 peserta terbaik," ungkapnya kepada Tribunnews.com, Rabu (15/10/2025).

Sebanyak 300 peserta terpilih melaksanakan sertifikasi yang dirancang sesuai kebutuhan industri digital saat ini.

"Setelah top 300 itu kami diseleksi lagi menjadi top 99. Nah, di top 99 ini kami dibagi lagi jadi role hacker, hustler, atau hipster."

"Dan di tahap ini kami untuk pertama kalinya dibuat berkelompok secara acak beranggotakan tiga orang dengan masing-masing role tersebut," jelasnya.

THE BEST HACKER - Jason Emmanuel, mahasiswa Binus University peraih penghargaan The Best Hacker dalam IndonesiaNEXT 2025 yang digelar Telkomsel. Puncak acara digelar di Jakarta pada 18 September 2025.
THE BEST HACKER - Jason Emmanuel, mahasiswa Binus University peraih penghargaan The Best Hacker dalam IndonesiaNEXT 2025 yang digelar Telkomsel. Puncak acara digelar di Jakarta pada 18 September 2025. (Tribunnews.com/Ist)

Baca juga: Aplikasi Generative AI Bersama Sekolah di Jabar Pecahkan Rekor Guinness

Senada dengan Jason, Atha menjelaskan setelah kelompok terbentuk, mereka akan ditentukan role dalam tim.

Saat itu Atha terpilih menjadi hustler.

"Untuk hustler sendiri adalah individu yang dia ikut nge-branding dari produk mereka sendiri. Mulai dari finansialnya, brandingnya, marketingnya, cara reach out user-nya itu bagaimana, jadi di bagian front end," jelasnya.

Sementara dua lainnya, yaitu hipster bertugas pada bagian desain, dan hacker di bagian developer aplikasi.

Pada top 99, sebanyak 33 tim diminta untuk membuat ide dan mempresentasikan di depan juri mengenai aplikasi yang ingin dirancang.

Mulai dari pengenalan aplikasi, gap, problem, sampai dengan fiturnya.

"Habis itu kita diberitahu ada top 24. Top 24 ini semuanya dibawa ke Jakarta."

"Bedanya adalah ada dua assignment, yaitu group assignment dan individual assignment," ungkap Atha.

THE BEST HUSTLER - Atha Marcella, mahasiswi Binus University peraih penghargaan The Best Hustler dalam IndonesiaNEXT 2025 yang digelar Telkomsel. Puncak acara digelar di Jakarta pada 18 September 2025.
THE BEST HUSTLER - Atha Marcella, mahasiswi Binus University peraih penghargaan The Best Hustler dalam IndonesiaNEXT 2025 yang digelar Telkomsel. Puncak acara digelar di Jakarta pada 18 September 2025. (Tribunnews.com/Ist)

Pada group assignment, tim akan menyampaikan ide atau rencananya di depan para mentor yang ahli di bidangnya.

Pada tahapan ini, setiap tim diminta untuk merancang aplikasi dengan masing-masing anggota memiliki peran atau role masing-masing.

Mereka dituntut untuk bekerja sama membangun sebuah aplikasi yang tentunya menjadi sebuah terobosan teknologi inovatif dalam waktu sekitar tiga pekan.

Penilaian tidak hanya dilakukan kepada tim, namun juga secara individual.

Setelah top 24, peserta akan dikerucutkan kembali pada top 9 atau tiga tim terbaik.

"Nah pada tahapan top 9 ini kami menjadi individu lagi. Karena kami bersaing untuk menjadi best dalam role kami masing-masing saat itu, kemudian ditentukan pemenang-pemenangnya. Best hacker, best hipster, dan best hustler," ujar Atha.

Aplikasi yang Dikembangkan Jason dan Atha

  • PennyWise (Pencatatan Keuangan Pintar)

Diketahui para peserta diminta memberi sentuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada aplikasi mereka.

Jason (Hacker) mengembangkan aplikasi bernama PennyWise, bersama Azzalia (Hipster) dan Abir (Hustler).

Azzalia merupakan mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM), sementara Abir dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

lihat fotoINDONESIANEXT 2025 - Tim PennyWise yang terdiri dari Jason (Hacker), Azzalia (Hipster), dan Abir (Hustler). PennyWise ditetapkan sebagai tim MVP pada gelaran IndonesiaNEXT 2025.
INDONESIANEXT 2025 - Tim PennyWise yang terdiri dari Jason (Hacker), Azzalia (Hipster), dan Abir (Hustler). PennyWise ditetapkan sebagai tim MVP pada gelaran IndonesiaNEXT 2025.

PennyWise merupakan aplikasi manajemen keuangan pintar yang ditujukan untuk Gen Z mengatasi permasalahan keuangan seperti pemborosan dalam pengeluaran.

"Aplikasi ini terdapat banyak fitur, misalnya seperti chatbot AI yang spesial terdiri dari lima karakter yang terspesialisasi. Misalnya seperti ada karakter kakak bijak, mungkin ada karakter teman yang unik, kemudian teman dekat, dan sebagainya."

"Jadi memang dikhususkan untuk Gen Z, supaya mereka ini suka dengan aplikasi kami," ungkap Jason.

Aplikasi ini juga memiliki sistem untuk mengidentifikasi struk atau bukti pembayaran. Sehingga cukup dengan memfoto struk, aplikasi langsung dapat mencatat pengeluaran tersebut.

"Jadi di sini kami bisa mentotalkan jumlah harga dalam struk, kemudian dimasukkan menjadi sebuah pencatatan keuangan," jelasnya.

Selain itu, PennyWise juga memiliki sistem AI smart insight.

"Jadi misalnya pengeluarannya sudah 50 persen, nanti dia ada pemberitahuan, ini sudah 50 persen di bagian tagihan, dan sebagainya. Sehingga di situ mungkin pengguna bisa lebih aware dalam menggunakan, memanfaatkan keuangannya seperti itu."

"Kemudian juga ada sistem prediksi keuangannya. Jadi mungkin bisa forecasting bahwa di bulan depan harga keuangan kita ini akan sisanya berapa berdasarkan pencatatan pengeluaran dan memasukkan kita di bulan-bulan sebelumnya," ungkapnya.

Tak cuma itu, ada juga fitur yang memungkinkan pengguna untuk meraih target pembelian tertentu.

"Misalnya kita mau beli iPad baru. Di situ ada prediksinya juga. Mungkin berdasarkan pola pengeluaran dan pemasukan kapan pembelian itu akan tercapai."

"Selain itu ada juga sistem life consultant. Jadi memang yang jadi konsultan ini sebenarnya role hustler dari kelompok saya. Jadi ada aplikasi satu lagi untuk role konsultan ini supaya bisa nge-chat secara langsung. mungkin seperti WhatsApp, tapi memang versi untuk konsultan," urainya.

  •  Synca (Penerjemah Suara menjadi Bahasa Isyarat)

Sementara itu, tim Atha membuat terobosan aplikasi penerjemah suara menjadi bahasa isyarat yang dinamakan Synca.

Atha (Hustler) mengembangkan Synca bersama Rizqi (Hipster), dan Raka (Hacker).

Rizqi merupakan mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro, sedangkan Raka dari Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana.

lihat fotoINDONESIANEXT 2025 - Tim Synca yang terdiri dari Atha (Hustler), Rizqi (Hipster), dan Raka (Hacker) dalam gelaran IndonesiaNEXT 2025. 
INDONESIANEXT 2025 - Tim Synca yang terdiri dari Atha (Hustler), Rizqi (Hipster), dan Raka (Hacker) dalam gelaran IndonesiaNEXT 2025. 

Atha menjelaskan, fungsi utama aplikasi ini untuk menerjemahkan suara menjadi bahasa isyarat yang sangat bermanfaat untuk tunawicara atau tunarungu.

Aplikasi ini mampu dijalankan pada ponsel bersamaan dengan aplikasi lain yang berjalan.

"Ketika kita masuk ke aplikasinya, kita bakal pencet button-nya. Jadi ketika button-nya aktif, dia langsung running in background," jelas Atha.

"Jadi ketika pengguna masuk media sosial manapun, dan media sosial itu mempunyai suara, 
misalkan YouTube atau Zoom meeting, nanti bakal ada avatar yang muncul atau pop up, dan avatar ini bakal nerjemahin suaranya ke dalam bahasa isyarat. Jadinanti ada tangannya dan lainnya, di situ AI integration-nya," urainya.

Aplikasi Synca kemudian tidak hanya menerjemahkan suara ke bahasa isyarat, namun juga membantu ke dalam menyimpulkan atau summarization.

"Jadi kalau misalkan teman-teman tuna rungu, tuna wicara itu mau baca lagi riwayat komunikasi mereka, mereka tinggal buka saja aplikasinya, di situ udah ada summarization yang pernah dibuat, riwayatnya, dan lain-lain," ungkapnya.

Aplikasi ini tidak hanya bermanfaat untuk komunikasi, namun juga pembelajaran.

"Misalkan mereka butuh buat pembelajaran secara online ataupun mereka butuh
buat komunikasi pekerjaan dan lain-lain, jadi mereka nggak perlu takut ketinggalan
pembicaraan saja," ungkapnya.

IndonesiaNEXT Berikan Kesempatan Berharga

Atha mengungkapkan keikutsertaannya pada event IndonesiaNext 2025 yang diselenggarakan Telkomsel menjadi pengalaman berharga baginya.

"Ini pertama kalinya saya ikut lomba aplikasinya sampai jadi. Jadi itu benar-benar ngasih pengalaman baru buat saya, dan bisa ketemu sama teman-teman yang emang pengalamannya hebat-hebat banget," ungkap Atha.

Atha juga mengapresiasi Telkomsel yang telah mengembangkan IndonesiaNext sebagai wadah talenta muda mengembangkan inovasi teknologi.

"Telkomsel ngikutin perkembangan zaman, soal AI hingga IoT (Internet of Things). Telkomsel tahu kalau aplikasi sekarang kalau misalkan nggak ada integrasinya AI, itu bakal kurang buat narik usernya."

"Selain itu Telkomsel memberikan kesempatan untuk merealisasikan ide-ide brilian dengan ngasih domain gratis, mentor-mentor yang bagus, sertifikasi, dan juga banyak kesempatan yang mungkin kita nggak bisa mencapai sebelumnya," kesan Atha.

Sementara itu, Jason menilai IndonesiaNEXT merupakan program yang sangat membantu untuk anak muda sepertinya.

"Saya bisa mendapatkan sertifikasi dalam bidang teknologi yang bisa masuk ke CV saya, ada boothcamp pengembangan skill, seminar, saya juga bisa ketemu teman-teman dari seluruh Indonesia, dari berbagai daerah, dan bisa membangun kerja sama yang baik, komunikasi yang baik," ungkapnya.

Utamanya, Jason mendapat banyak peningkatan skill di bidang teknologi, khususnya AI.

"AI sangat saya sukai, saya bisa berkembang dan saya bisa membuat aplikasi full."

"Saya berharap IndonesiaNEXT bisa selalu berkembang supaya bisa mengajak lebih banyak anak muda, sehingga bisa membantu mencapai Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Peran Telkomsel Wujudkan Indonesia Emas

TRANSFORMASI DIGITAL - VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengajak generasi muda Indonesia menjadi pelaku aktif dalam transformasi digital. Hal itu disampaikan dalam program IndonesiaNEXT Summit 2025 di Jakarta, 18 September 2025.
TRANSFORMASI DIGITAL - VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengajak generasi muda Indonesia menjadi pelaku aktif dalam transformasi digital. Hal itu disampaikan dalam program IndonesiaNEXT Summit 2025 di Jakarta, 18 September 2025. (Dok. Telkomsel)

Sementara itu VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi mengungkapkan IndonesiaNEXT merupakan salah satu CSR unggulan Telkomsel yang bertujuan meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia agar lebih tajam, progresif, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

“Melalui IndonesiaNEXT ke-9, Telkomsel berupaya memastikan bahwa generasi muda Indonesia menjadi pelaku aktif dalam transformasi digital," ungkapnya dikutip dari keterangan resmi. 

Tema 'AI Sharpening Youths' diwujudkan melalui kurikulum khusus AI yang bisa mendorong anak muda untuk menjadi lebih tajam, progresif, dan siap untuk masa depan.

"Kami percaya dengan dukungan yang tepat, talenta digital kita bisa mengakselerasi pencapaian visi Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Wahyu Gilang Putranto)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas