Elon Musk: Neuralink Siap Produksi Massal Implan Otak Mulai 2026
Elon Musk umumkan Neuralink akan memulai produksi massal implan otak pada tahun 2026
Penulis:
Bobby W
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ambisi Musk untuk memproduksi massal teknologi ini didukung oleh kepercayaan investor yang besar.
Pada putaran pendanaan bulan Juni lalu, Neuralink berhasil mengamankan dana segar sebesar USD 650 juta (sekitar Rp10 triliun).
Dana ini diyakini akan mempercepat otomatisasi prosedur bedah dan skalabilitas produksi chip otak tersebut.
Profil Proyek Neuralink
Neuralink didirikan pada tahun 2016 oleh Elon Musk bersama Max Hodak, Benjamin Rapoport, dan sejumlah tim ilmuwan dan insinyur lainnya.
Perusahaan ini berfokus pada pengembangan teknologi brain-computer interface (BCI) dengan teknik pemasangan implan.
Penggunaan implan ini bertujuan untuk menghubungkan otak manusia langsung dengan komputer.
Tujuan awal Neuralink adalah membantu pasien dengan kondisi neurologis berat, seperti kelumpuhan, cedera tulang belakang, atau gangguan seperti ALS.
Namun, visi jangka panjang Musk lebih ambisius: menciptakan "symbiosis" antara manusia dan AI, bahkan meningkatkan kemampuan kognitif manusia menjadi "superhuman".
Baca juga: Komunikasi Medis Terganggu: 15 Perangkat Starlink Dipasang pada Faskes Wilayah Bencana Sumatera
Implan Neuralink, yang disebut N1 atau "The Link", berukuran sebesar koin dengan ribuan elektroda ultra-tipis (threads) yang lebih halus dari rambut manusia.
Elektroda ini ditanamkan oleh robot bedah khusus untuk meminimalkan kerusakan jaringan otak.
Perangkat ini wireless, diisi daya secara nirkabel, dan memungkinkan pengguna mengontrol perangkat digital hanya dengan pikiran.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan