Viral Aplikasi untuk Cek Apakah Penghuni Rumah yang Tinggal Sendiri Masih Hidup
Aplikasi keamanan viral di China karena membantu memantau kondisi orang yang tinggal sendirian dengan sistem tombol kehadiran setiap 48 jam.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Bobby Wiratama
Tetapi mereka sekarang bermaksud untuk menjual 10 persen saham perusahaan untuk mengumpulkan 1 juta yuan (Rp2,4 miliar).
Anggota lain dari trio pendiri, yang hanya menyebut dirinya sebagai Lyu, mengatakan bahwa target pengguna aplikasi tersebut adalah anak muda yang tinggal sendirian di kota-kota besar, terutama wanita muda sekitar usia 25 tahun.
Dalam pernyataannya kepada Financial Times, Lyu menyebut banyak orang merasakan kesepian mendalam akibat minimnya interaksi sosial, ditambah kekhawatiran akan kejadian tak terduga yang bisa terjadi tanpa diketahui siapa pun.
Kata Pengguna
Mengutip BBC.com, seorang pengguna bernama Wilson Hou (38) mengaku mengunduh aplikasi tersebut karena tinggal jauh dari keluarganya.
Ia bekerja di Beijing, sekitar 100 kilometer dari rumah.
Meski biasanya pulang menemui istri dan anaknya dua kali seminggu, Wilson mengatakan saat ini ia harus menetap di lokasi proyek dan sering tidur di tempat sewa.
“Saya khawatir jika sesuatu terjadi pada saya, saya bisa meninggal sendirian di tempat yang saya sewa dan tidak ada yang tahu,” ujarnya.
“Itulah sebabnya saya mengunduh aplikasi ini dan menjadikan ibu saya sebagai kontak darurat.”
Wilson menambahkan bahwa ia segera mengunduh aplikasi tersebut setelah dirilis karena khawatir aplikasi itu akan diblokir akibat konotasi negatif dari namanya.
Sejumlah pengguna memang mengecam nama aplikasi yang dinilai terlalu suram dan dianggap membawa kesialan.
Beberapa pihak bahkan menyerukan agar namanya diubah menjadi lebih positif, seperti “Apakah Kamu Baik-Baik Saja?” atau “Apa Kabar?”.
Meski popularitas aplikasi ini sebagian didorong oleh nama yang kontroversial, perusahaan pengembangnya, Moonscape Technologies, menyatakan tengah mempertimbangkan kritik tersebut dan membuka kemungkinan untuk mengganti nama aplikasi di masa mendatang.
Baca juga: Cegah Konsumsi Pangan Haram, MUI Minta Anak Muda Kritis Pesan Makanan di Aplikasi Digital
Versi Android
Meski Are You Dead? terkesan sebagai inovasi baru, pengguna Android sebenarnya telah memiliki fitur serupa sejak lama.
Mengutip Android Authority, pada ponsel Android tersedia aplikasi Google Personal Safety yang dilengkapi fitur bawaan bernama Safety Check dengan fungsi yang hampir sama.
Meski namanya tidak terdengar menyeramkan, Safety Check memungkinkan pengguna mengatur timer pengecekan keselamatan untuk memastikan kondisi mereka baik-baik saja.
Baca tanpa iklan