Instagram, WhatsApp, dan Facebook Akan Uji Fitur Berlangganan Berbayar
Meta berencana menguji langganan berbayar di Instagram, Facebook, dan WhatsApp dengan fitur premium dan AI.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Meta berencana menguji langganan berbayar untuk tiga aplikasi utamanya, yaitu Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Informasi ini dilaporkan oleh 9to5Mac, TechCrunch, dan MacRumors, pada akhir Januari 2026.
Meski akan ada fitur berbayar, Meta menegaskan bahwa pengalaman inti atau core experience tetap gratis untuk semua pengguna.
Langganan hanya ditujukan bagi pengguna yang menginginkan fitur tambahan.
Menurut laporan TechCrunch, Rabu (28/1/2026), Meta menyebut paket langganan ini akan memberikan:
- Fitur eksklusif
- Kontrol lebih besar atas cara berbagi dan berinteraksi
- Peningkatan produktivitas dan kreativitas
- Akses ke fitur AI yang lebih canggih
Meta juga menyatakan akan menguji berbagai model dan paket langganan.
Setiap aplikasi akan memiliki fitur premium yang berbeda, bukan satu paket seragam.
Baca juga: WhatsApp Siapkan Fitur Berbagi Chat Lama untuk Anggota Baru di Grup
Rencana Langganan Instagram
Hingga saat ini, Meta baru mengungkap detail fitur berbayar untuk Instagram.
Mengutip 9to5Mac dan MacRumors, beberapa fitur yang sedang diuji antara lain:
- Membuat daftar audiens tanpa batas
- Melihat akun yang diikuti tetapi tidak mengikuti balik
- Melihat Instagram Stories secara anonim, tanpa diketahui pemilik akun
Meta belum memastikan kapan fitur ini akan tersedia secara luas atau berapa biaya langganannya.
Bagaimana dengan WhatsApp dan Facebook?
Untuk WhatsApp dan Facebook, Meta belum mengungkapkan rincian fitur berbayar.
Namun menurut MacRumors, fitur premium di kedua aplikasi tersebut kemungkinan akan menawarkan fungsi yang setara, seperti kontrol privasi tambahan dan peningkatan fitur komunikasi.
Peran Kecerdasan Buatan
AI menjadi bagian penting dari rencana langganan ini.
Meta berencana mengintegrasikan Manus, agen AI yang baru diakuisisi dengan nilai sekitar US$2 miliar.
Berdasarkan laporan TechCrunch:
- Manus akan diintegrasikan ke produk Meta
- Langganan Manus untuk bisnis tetap dijual terpisah
- Shortcut Manus AI sudah mulai diuji di Instagram
Selain itu, Meta juga berencana menerapkan model freemium untuk fitur AI video bernama Vibes:
- Versi dasar tetap gratis
- Langganan membuka lebih banyak peluang pembuatan video AI setiap bulan
Baca juga: Komdigi Minta Klarifikasi Meta soal Dugaan Kebocoran Data 17,5 Juta Akun Instagram
Bukan Meta Verified
Meta menegaskan bahwa langganan baru ini berbeda dari Meta Verified.
Meta Verified lebih ditujukan untuk kreator dan bisnis, dengan fitur seperti:
- Lencana verifikasi
- Dukungan pelanggan prioritas
- Perlindungan dari peniruan akun
Sementara langganan baru ini ditujukan untuk pengguna umum, kreator, dan bisnis secara lebih luas.
Meski berpotensi menambah pendapatan, Meta menghadapi tantangan berupa subscription fatigue, di mana pengguna mulai jenuh dengan banyaknya layanan berbayar.
Namun, contoh dari Snapchat+ menunjukkan model ini bisa berhasil, dengan lebih dari 16 juta pelanggan di seluruh dunia.
Meta menyatakan akan mengumpulkan masukan pengguna sebelum meluncurkan fitur ini secara luas.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.