Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Techno
LIVE ●

Meta Peringatkan Pengguna iPhone soal WhatsApp Palsu Bermuatan Spyware

Meta memperingatkan 200 pengguna iPhone dan Android yang tertipu unduh WhatsApp palsu bermuatan spyware.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in Meta Peringatkan Pengguna iPhone soal WhatsApp Palsu Bermuatan Spyware
Tech Crunch
Meta memperingatkan 200 pengguna iPhone dan Android yang tertipu unduh WhatsApp palsu bermuatan spyware. 

Ringkasan Berita:
  1. Meta memperingatkan 200 pengguna yang unduh WhatsApp palsu bermuatan spyware
  2. Serangan menggunakan teknik social engineering, mayoritas korban di Italia
  3. Aplikasi disebar lewat jalur tidak resmi, bukan dari App Store atau Play Store

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan teknologi Meta mengeluarkan peringatan kepada sekitar 200 pengguna iPhone dan Android yang diduga telah mengunduh aplikasi WhatsApp palsu yang mengandung spyware. 

Informasi ini dilaporkan oleh media Italia, ANSA, dan menjadi perhatian karena menyangkut keamanan data pengguna.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari teknik rekayasa sosial atau social engineering. 

Dalam metode ini, pelaku memanipulasi korban agar secara tidak sadar mengunduh aplikasi berbahaya yang menyerupai aplikasi resmi seperti WhatsApp.

Dalam keterangannya kepada ANSA, pihak WhatsApp menyebut bahwa tim keamanan mereka telah mengidentifikasi sekitar 200 pengguna yang kemungkinan menjadi korban. 

Mayoritas korban diketahui berasal dari Italia

Rekomendasi Untuk Anda

Para pengguna tersebut diduga telah mengunduh aplikasi tidak resmi yang dirancang menyerupai WhatsApp untuk mengelabui mereka.

WhatsApp menjelaskan bahwa setelah menemukan adanya aplikasi berbahaya tersebut, mereka langsung mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan pengguna dari akun mereka dan memberikan peringatan terkait risiko keamanan serta privasi.

Berikut poin-poin penting dari kasus ini:

  • Sekitar 200 pengguna iPhone dan Android menjadi target serangan
  • Mayoritas korban berasal dari Italia

Baca juga: Kemkomdigi Panggil Google dan Meta, TikTok–Roblox Ditegur Soal Perlindungan Anak di Ruang Digital

  • Aplikasi palsu meniru tampilan dan fungsi WhatsApp
  • Serangan dilakukan melalui teknik social engineering
  • Distribusi aplikasi tidak melalui toko resmi

Meta juga mengonfirmasi bahwa mereka telah mengambil tindakan terhadap perusahaan spyware asal Italia, Asigint, yang diduga berada di balik serangan tersebut. 

Perusahaan ini diketahui berada di bawah kendali Sio Spa.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi rinci mengenai identitas para korban maupun data apa saja yang mungkin telah diakses oleh pelaku. 

Hal ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Laporan lain dari media Italia menyebutkan bahwa penyebaran aplikasi palsu tersebut tidak dilakukan melalui platform resmi seperti Google Play Store atau App Store. 

Sebaliknya, aplikasi tersebut disebarkan melalui jalur pihak ketiga yang kurang terkontrol.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas