Meta Kirim Peringatan ke Korban Hack Instagram yang Diduga Libatkan Chatbot AI
Meta mulai memperingatkan pengguna Instagram yang menjadi sasaran peretasan melalui chatbot AI miliknya.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Garudea Prabawati
Beberapa akun yang disebut menjadi sasaran antara lain:
Akun dengan nama depan umum yang singkat.
Akun dengan nama negara.
Akun bernilai koleksi di pasar username.
Beberapa akun publik berprofil tinggi.
TechCrunch juga menyebut adanya klaim bahwa akun-akun terkenal ikut menjadi target, meskipun tidak semua laporan tersebut dapat diverifikasi secara independen.
Juru bicara Meta, Andy Stone, mengatakan pada 2 Juni bahwa masalah yang menyebabkan insiden tersebut telah diperbaiki.
Namun sehari setelah pernyataan itu disampaikan, sejumlah pengguna Instagram masih melaporkan bahwa akun mereka diretas.
Di sisi lain, anggota beberapa grup Telegram yang membahas metode tersebut mengklaim masih dapat mengeksploitasi chatbot AI Meta dan bahkan menawarkan akun yang diduga telah dibajak untuk dijual.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah seluruh akun yang ditawarkan tersebut diperoleh melalui metode yang sama.
Meta kini mulai menghubungi pengguna yang diduga menjadi target serangan.
Sejumlah korban melaporkan menerima email resmi dari Instagram yang berisi peringatan bahwa perusahaan mendeteksi aktivitas mencurigakan pada akun mereka.
Dalam email tersebut, Instagram menyebut telah mengambil langkah pengamanan dan meminta pengguna segera mengganti kata sandi akun.
Selain itu, beberapa pengguna juga menerima notifikasi reset kata sandi dan pertanyaan keamanan tambahan saat mencoba masuk ke akun mereka.
Menurut Andy Stone, Meta mulai mengamankan akun yang terdampak sejak Senin dan kemudian mengirimkan email pemulihan kepada pengguna.
Namun hingga kini perusahaan belum mengungkapkan jumlah pasti akun yang berhasil diretas.
Kasus ini juga memunculkan pertanyaan mengenai penggunaan AI dalam layanan dukungan pelanggan.
Pada Maret 2026, Meta mengumumkan bahwa mereka mulai menerapkan chatbot AI untuk membantu menyelesaikan masalah akun pengguna secara otomatis dari awal hingga akhir.