Mahasiswa di Lampung Kalau Jajan Bakso Langganannya di Kedai Mas Yon Ini
Kedai bakso dan mie ayam Mas Yon ini jadi langganan para mahasiswa. Karena sedap dan harganya ramah di kantong.
Editor: Agung Budi Santoso
Dalam semangkuk Bakso Mas Yon kita juga tidak mendapatkan banyak pentolan bakso untuk disantap.
Setiap mangkuk yang disajikan, kita hanya mendapatkan empat buah pentol bakso ukuran 2 cm serta satu bakso berukuran besar (diameter 5 cm).
Anda pasti berpikir itu jumlah yang sedikit bukan? Jawabannya jelas relatif.
Anda baru dapat menyimpulkan jika telah mencoba mengigit tiap bagian bakso sajian khas Mas Yon.
Tekstur bakso yang disediakan begitu nikmat terasa.
Campuran daging dan tapioka begitu sempurna. Alhasil anda akan merasakan kenyal yang didominasi oleh gurihnya daging berbumbu.
Bukan hanya sensasi bakso daging yang lezat.
Di setiap bakso yang ada di dalam mangkuk merupakan bakso yang bercampur dengan urat. Kriuk dari tekstur urat akan menambah kenikmatan tiap gigitan dan kunyahan.
Sementara untuk bakso besar, Bakso Mas Yon menyajikannya tidak dalam kondisi bulat sempurna.
Kita akan menemui bakso berukuran besar tersebut justru dalam keadaan terbelah.
Bakso besar dibelah tiga, untuk kemudian bagian tengah dibelah kembali sehingga membuat bakso merekah membentuk enam potongan yang sama rata.
"Enak rasanya, kenyil kenyil gitu uratnya. Tekstur baksonya juga enggak empuk. Dia beneran banyak dagingnya kerasa kok. Harga sesuai dengan rasa lah, mayan buat kelar kuliah," ungkap Grizy Maharani mahasiswi Universitas Lampung yang sedang menyantap bakso Mas Yon.
Semangkuk bakso Mas Yon ini bisa Anda nikmati seharga Rp 14.000.
Anda bisa menikmatinya dengan campuran mie putih dan mie kuning lengkap dengan potongan sayuran yaitu sawi, tauge.