Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Suharto, Pria yang Menyusun Ulang Batu Candi Ratu Boko dan Prambanan

Steller adalah seorang ahli yang piawai dalam mencari, mencocokkan, dan menyusun puing-puing batu menjadi bangunan candi yang utuh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kisah Suharto, Pria yang Menyusun Ulang Batu Candi Ratu Boko dan Prambanan
Kompas.com/Ferganata Indra
Pekerja membersihkan rumput di kompleks Candi Ratu Boko, Sleman, DI Yogyakarta. 

Setelah itu barulah, ia dapat memugar dan menyusun kembali bangunan candi tersebut.

Kendala dalam memugar candi pun tak jarang ditemuinya.

Dalam memasang, batuan yang cocok, tak jarang ia memanjat bangunan candi.

Suharto dituntut untuk berhati-hati dalam mengangkatnya, lalu mencocokannya, supaya tidak retak ataupun rusak.

“Saat manjat dan bawa-bawa batu candi, kami harus hati-hati, biar tak rusak atau patah. Karena kalau sudah patah atau rusak, nilai sejarahnya menjadi berkurang,” ujarnya.

Sebagai seorang steller, Suharto berharap kepada generasi muda untuk menghargai candi sebagai peninggalan nenek moyang, menghargai jerih payah mereka dengan senantiasa menjaganya.

Ia juga mengajarkan kepada anak-anaknya untuk terus menjaga nilai-nilai dari cagar budaya sebagai warisan untuk anak cucu kelak.

Rekomendasi Untuk Anda

“Siapa lagi kalau bukan kita yang merawatnya. Bangunan-bangunan tersebut tak ternilai harganya, karena itu adalah peninggalan nenek moyang, dan warisan kepada anak cucu kita kelak,” tutupnya sambil tersenyum.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas