Tribun

Wisata Sulut

Berkeliling Tondano Naik Bendi, Kendaraan Tradisional yang Mulai Dimakan Zaman

Di Manado, bendi memang sulit beroperasi karena telah digerus oleh transportasi modern seperti mini bus angkutan umum atau pun ojek.

Editor: Malvyandie Haryadi
Berkeliling Tondano Naik Bendi, Kendaraan Tradisional yang Mulai Dimakan Zaman
Tribun Manado/Fine
Bendi, kendaraan tradisional di Tondano, Minahasa, yang mulai tergerus zaman, terpinggirkan dengan kehadiran sepeda motor dan angkutan umum. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNNEWS.COM, MINAHASA - "Tuk tik tak tik tuk suara sepatu kuda..." Sepenggal lirik itu adalah lagu anak-anak tentang kendaraan tradisional delman.

Di Minahasa, Sulawesi Utara, juga punya kendaraan serupa, disebut bendi.

Kereta kayu yang ditarik oleh kuda ini pada dasarnya mirip dengan delman yang ada di Jawa.

bendi
Bendi bisa jadi sarana transportasi alternatif saat Anda berwisata ke kota-kota kecil di Sulut, seperti Tondano dan Tomohon.  (Tribun Manado/Fine Wolajan)

Hanya saja, posisi duduk delman menghadap depan ke kuda.

Sementara bendi, penumpangnya saling berhadapan kiri dan kanan, hanya kusirnya saja yang menghadap depan.

Tak semua wilayah Minahasa beroperasi bendi.

Hanya di tempat-tempat tertentu yang struktur tanahnya datar.

Di kota Tondano, yang adalah Ibukota Kabupaten Minahasa, bendi masih menjadi transportasi utama warga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas