Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ceker Ayam yang Pedasnya Biasa Disebut Teroris Lokal, yang Superpedas Teroris Internasional

Menu ceker ayam yang pedasnya biasa disebut 'teroris lokal', sementara yang sangat pedas disebut 'teroris internasional.'

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ceker Ayam yang Pedasnya Biasa Disebut Teroris Lokal, yang Superpedas Teroris Internasional
Kompas.com/ Achmad Faizal
Menu ceker teroris. 

TRIBUNNEWS.COM - Menu makanan "ceker" atau kaki ayam, kian digemari.

Dengan bumbu yang diolah khusus, menjadikan menu ceker ayam nikmat disantap sebagai lauk atau sebagai camilan.

Di Surabaya, kini ada menu makanan "Ceker Teroris".

Diolah dengan bumbu khusus, yang disebut radikal oleh pemiliknya, menjadikan menu ceker teroris memiliki rasa pedas yang lumayan ekstrem di mulut.

Warung Ceker Teroris yang buka di kawasan Jalan Tenggilis, tepatnya di depan kampus Ubaya Surabaya, Surabaya, itu menawarkan dua rasa Ceker Teroris, yakni ceker teroris bumbu rica-rica dan ceker teroris bumbu krengsengan.

Kata pemilik warung Ceker Teroris, Rahardi Sukarno, semua paket rasa ceker ada level pedasnya.

"Yang pedas biasa level teroris lokal, yang super pedas level teroris internasional," katanya, Rabu (11/11/2015).

Rekomendasi Untuk Anda

Alasan mengapa diberi nama "teroris", karena menurutnya rasa ceker olahannya akan meledak di mulut penikmatnya.

"Asumsi masyarakat, teroris identik dengan bom. Karena itu saya menganalogikan rasa ceker meledak di mulut, karena pedas dan nikmatnya akan meledakkan mulut penikmatnya," ujar pria bertubuh tambun ini.

Selain Ceker Teroris, di kedai bapak dua anak ini juga disediakan Bakso Densus Anti Teror, sayap setan, dan sayap panas. (Achmad Faizal)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas