Rahasia Bebek Crispy di Laka Leke Restaurant Ubud yang Bikin Pengunjung Ketagihan
Bila ingin berwisata kuliner sambil melihat pertunjukan seni dari dekat, maka Laka Leke Restaurant adalah jawabannya.
Editor: Malvyandie Haryadi
Itu membuat rasa bebek lokal berbeda dari bebek ternak yang lebih diberi pakan sentrat. Begitu pula dengan cara memasaknya.
Umumnya daging bebek lebih alot dank eras dibanding daging ayam.
Namun dengan pengolahan yang tepat, tekstur dagingnya akan terasa empuk.
“Bebek yang sudah dibersihkan, kami cuci, dan ditambahkan bumbu pada waktu direbus untuk menghilangkan amisnya dan mematangkan dagingnya. Setelah itu, daging digoreng dalam minyak panas,” katanya.
Kunci agar kulit luar bebek garing dan dagingnya lembut adalah saat selesai direbus, bebek didiamkan dulu hingga dingin. Jika sudah dingin, daging bebek baru digoreng.
Tingkat kepanasan minyak juga berpengaruh terhadap hasil dari Crispy Duck ini.
Dengan harga Rp 94.500 satu porsi, mendapatkan setengah ekor bebek garing, tiga jenis sambal, dan sayur urap.
Aroma dari bumbu yang wangi tercium begitu hidangan ini disajikan.
Ukuran bebeknya bisa dikatakan cukup besar dan mengenyangkan.
Dagingnya lembut dan mudah dilepaskan dari tulangnya.
Lebih enak menyantap Crispy Duck ini langsung menggunakan tangan dan dicocol dengan pilihan sambalnya.
Rasa gurih dari bebek dan pedasnya sambal mampu menggoyang lidah bagi yang menikmatinya.
Hidangan seafood juga disuguhkan di Laka Leke. Misalkan Mixed Grilled Seafood dengan seharga Rp 90.500.
Satu porsi terdiri dari tuna, snapper, udang, cumi yang disajikan dengan bumbu barbeque ala Bali, lalu ditambah garlic butter, baby potato, dan salad sebagai pelengkap.