Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Sebuah Mangkuk, Pengunjung Sirkus “Rodha” Pun Jadi Tegang

Apa yang membuat sebuah pertunjukan menjadi tegang? Kesulitannya? Risikonya?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gara-gara Sebuah Mangkuk, Pengunjung Sirkus “Rodha” Pun Jadi Tegang
Jonathan Adrian
Seorang anggota Bowls Unicycle mengambil ancang-ancang untuk melempar lima mangkuk dengan kakinya, dan mendaratkannya di kepala, Sabtu (19/12/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Apa yang membuat sebuah pertunjukan menjadi tegang? Kesulitannya? Risikonya?

Di pertunjukan “World Amazing Rodha The Circus”, perkara mangkuk jatuh saja bisa membuat tegang.

Sabtu (19/12/2015) siang, di Apmhitheater Trans Studio Bandung, sekitar tujuh badut menari membuka acara.

sirkus
Lima mangkuk akan mendarat di kepala seorang anggota Bowls Unicycle setelah dilempar dari kakinya dalam World Amazing Rodha The Circus, Sabtu (19/12/2015). Sirkus ini akan terus berlangsung di Trans Studio Bandung hingga 3 Januari 2016. (Jonathan Adrian)

Di tengah tarian, masuklah empat wanita menaiki sepeda roda satu dengan tumpukan mangkuk di atasnya.

Mereka adalah Bowls Unicycle, salah satu kelompok sirkus internasional dari China.

Atraksi Bows Unicycle terlihat sulit, mereka harus saling melempar mangkuk menggunakan kaki di atas sepeda roda satu, dan menangkap mangkuk tersebut menggunakan kepala mereka, atau kepala rekan mereka.

Saat lemparan pertama digelar, beberapa sepeda tampak mulai tak seimbang.

Rekomendasi Untuk Anda

Satu mangkuk mendarat tak mulus di kepala salah satu wanita.

Keempatnya lalu mengatur ulang formasi dan bersiap melakukan atraksi kedua.

Kali ini satu orang saja yang melakukan atraksi, ia akan melempar lima mangkuk sekaligus dari kaki dan harus mendarat tepat di atas kepalanya.

Saat pertama melihatnya, saya sangsi. Benar saja, saat dilempar, mangkuk-mangkuk itu meleset dan berserakan di panggung.

Rahang saya refleks saling menekan karena tegang.

Samar-samar terdengar penonton di belakang juga berteriak, rupanya mereka merasakan tensi yang sama.

Kali kedua dicoba, rasanya makin tegang, karena kemungkinan gagal ada, dan sudah terjadi.

Apalagi, beberapa kali sepeda tampak goyang, rasa tegang makin menjadi-jadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas