Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengintip Pembuatan Keris di Padepokan Brojobuwono, Karanganyar

Padepokan Keris Brojobuwono yang berdiri sejak tahun 1999 merupakan tempat wisata sekaligus tempat pembuatan keris.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengintip Pembuatan Keris di Padepokan Brojobuwono, Karanganyar
TribunSolo/Ekayana Ramdhani
Padepokan Keris Brojobuwono. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYARPadepokan Keris Brojobuwono merupakan tempat wisata sekaligus tempat pembuatan keris.

Padepokan Keris Brojobuwono ini berada di Wonosari, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jateng.


Padepokan Keris Brojobuwono. (Tribunsolo/Ekayana Ramdhani)

Padepokan Brojobuwono, yang didirikan oleh Bambang Gunawan dan Basuki Teguh Yuwono pada tahun 1999 , adalah sebuah kompleks tempat pembuatan keris sekaligus museum keris.

Museum keris merupakan sebuah tempat di mana koleksi keris-keris jaman dahulu dapat diakses oleh masyarakat luas sekarang.

Museum ini buka setiap hari Selasa sampai Minggu, pukul 09.00 WIB-15.00 WIB.

Pengunjung yang datang dan masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain museum dan besalen (tempat pembuatan keris), di Padepokan Keris Brojobuwono terdapat juga museum fosil.

Adapun keris merupakan warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO sejak tahun 2005.


Padepokan Keris Brojobuwono. (Tribunsolo/Ekayana Ramdhani)

Keris ditetapkan sebagai The Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.

Padepokan Brojobuwono yang memposisikan diri sebagai pusat pelestarian keris Indonesia, memiliki tiga pilar dalam mengarahkan biduknya.

Pilar pertama adalah menghormati masa lalu dengan merawat keris yang dicipta oleh empu di masa lalu, dan menyebarluaskan kepada masyarakat.

Sedangkan pilar kedua adalah menyebarkan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat, melalui kegiatan seminar maupun penyebarluasan buku-buku tentang keris, termasuk penulisan buku tentang keris.

Pilar ketiga, dengan pembuatan karya-karya masterpiece, pembuatan keris yang berkualitas.

Menurut sang pemilik sekaligus pendirinya, Museum Brojobuwono merupakan tempat di mana karya-karya keris di masa lalu dikoleksi dan bisa diakses umum.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas