Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mencicipi Orisinalitas Kuliner Toraja di Ketinggian 1400 Mdpl

Masakan Toraja menawarkan orisinalitas terutama pada masakan olahan dari daun dan daging.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mencicipi Orisinalitas Kuliner Toraja di Ketinggian 1400 Mdpl
Kompas.com/Jodhi Yudono
Sate kerbau di kampung Sesean Suloara. 

TRIBUNNEWS.COM, TORAJA - Sambil menikmati embusan angin yang sejuk di kampung tenun Kecamatan Sa'dan, di hadapan kami sudah tertata hidangan makan siang yang menggugah selera.

Di sana ada nasi merah, nasi putih, sayur hijau, perkedel jagung dan ikan mas goreng tepung.

Sa’dan atau Masero yang berarti bersih. Kehidupan masyarakat Sa'dan sejak zaman dahulu kala sebelum Belanda masuk sangatlah bersih, sehingga menjadi sebuah Kecamatan yang saat ini bernama Kecamatan Sa’dan, yang beribukota di Kelurahan Malimbong.

Saya duduk di sebuah lumbung, yang konon dulu pernah juga diduduki oleh Susilo Bambang Yudhoyono waktu masih jadi presiden.

Di lumbung itu kami makan bersama-sama menikmati santap siang yang maknyus.

Yang saya ambil pertama tentu nasi merah.

Berikutnya yang menggugah selera saya adalah sayur hijau, paduan sayur yang di Jawa disebut urap.

Rekomendasi Untuk Anda

Terdiri dari daun Pakis, daun pepaya, kangkung, kemudian diurap.

Baru setelah setelah itu saya mengambil goreng tepung ikan mas.

Ada satu ciri yang khas kuliner di Toraja ini, atau tepatnya di perkampungan Toraja.

Yakni, masakan mereka lebih terasa orisinal baik dalam rasa maupun aroma.

Sebutlah dalam makan siang kami kali ini, saya menemukan kemurnian rasa dan aroma hutan pada pakis2 muda yang kranci.

Demikian juga pada nasi merahnya, saya merasai kesegaran galibnya padi yang baru dipetik dari ladang.

Setelah makan siang di Sa'dan, saya masih merasai makanan tradisional di beberapa tempat di Toraja yang secara rasa, aroma maupun bentuk pennyajiannya senantiasa terekam di ingatan saya.

Begitulah, rasanya kuliner Toraja pun menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sebuah perjalanan wisata. Kuliner menjadi pelengkap sempurna pariwisata yang akan senantiasa dikenang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas