Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Jangan Gunakan Kata 'Butuh' saat Liburan ke Malaysia Karena Bermakna Tak Senonoh

Butuh atau membutuhkan di dalam kamus bahasa indonesia memang berarti menginginkan sesuatu atau harus dipenuhi karena terikat dengan faktor vital.

Editor: Rizky Tyas Febriani
zoom-in Jangan Gunakan Kata 'Butuh' saat Liburan ke Malaysia Karena Bermakna Tak Senonoh
pexels.com
Menara Petronas Malaysia 

TribunTravel.com/Ratna Widyawati 

TRIBUNNEWS.COM - Bagi kamu yang baru pertama kali berlibur ke Malaysia, berhati-hatilah dalam menggunakan bahasa.

Meskipun sekilas hampir sama dengan bahasa Indonesia, namun bahasa Malaysia atau bahasa Melayu memiliki banyak perbedaan.

Nah, perbedaan inilah yang jika tidak dipahami dengan baik akan mendatangkan masalah dalam komunikasi.

Salah satu kesalahan komunikasi yang sering terjadi yakni penggunaan kata 'butuh'.

Butuh atau membutuhkan di dalam kamus bahasa indonesia memang berarti menginginkan sesuatu atau harus dipenuhi karena terikat dengan faktor vital.

Ilustrasi orang bicara (Standard-Examiner)
Ilustrasi orang bicara (Standard-Examiner)

Contohnya butuh bernafas, butuh makan, butuh minum, dan membutuhkan buang air.

Berita Rekomendasi

Namun siapa sangka kalau kata 'butuh' di Malaysia ternyata memiliki arti yang sangat berbeda jauh.

Di Malaysia, jangan sekali-kali kamu menggunakan kata 'butuh'atau 'membutuhkan' saat ngobrol atau bertanya dengan penduduk asli di sana, sebab kata 'butuh' itu bermakna tak senonoh.

Arti 'butuh' di Malaysia setara dengan orientasi seksual.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas