Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Dermaga Kali Adem Dibuka Wisatawan Tak Lagi Harus Berbecek-becekan

Bagi anda yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu, kini tak perlu khawatir harus berbecek-becekan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dermaga Kali Adem Dibuka Wisatawan Tak Lagi Harus Berbecek-becekan
TRIBUN/henry lopulalan
Kapal Batera Seva I Teras BRI memulai pelayarannya usai diresmikan Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Kali Adem, Muaraangke, Jakarta Utara, Selasa (4/8/2015). Kapal milik Bank BRI tersebut akan segera memulai pelayarannya untuk melayani kebutuhan Nasabah BRI di 6 pulau di kawasan Pulau Seribu. Warta Kota/henry lopulalan 

Ditulis oleh : Akira Maulana Sukardi

TRIBUNNERS - Bagi anda yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu, kini tak perlu khawatir harus berbecek-becekan.

Pasalnya, tempat pemberangkatan armada kapal tradisional yang sebelumnya berlokasi di dermaga Angke sudah dialihkan ke dermaga Kali Adem.

Para pengunjung mengaku lebih nyaman dengan tempat pemberangkatan yang baru jika dibandingkan dengan dermaga penangkap ikan, Muara Angke.

Pasalnya dermaga Angke dipenuhi genangan hitam dan bau amis akibat limbah pasar ikan, sementara dermaga Kali Adem jauh lebih bersih dan memiliki fasilitas yang cukup memadai.

Memasuki area luar dermaga Kali Adem, anda akan melihat lantai batu konblok yang disekitarnya terdapat bermacam-macam pedagang menjajakan barang jualannya.

Meski dari pantauan sedang turun gerimis, tidak nampak becek dan genangan hitam seperti di dermaga Angke.

Rekomendasi Untuk Anda

Di dalam dermaga, beberapa kapal kayu tradisional terparkir rapi berdampingan dengan kapal cepat. Juga bersandar satu unit kapal milik Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Akses Sulit

Meski kawasan dermaga Kali Adem jauh lebih baik dari dermaga Angke, namun sangat disayangkan akses menuju pelabuhan masih semraut, kotor, dan bau amis.

Untuk mencapai Kali Adem, anda harus melewati jalan sempit, bau amis ikan dan tergenang air setinggi mata kaki.

Gerobak, odong-odong, serta mobil pribadi lalu lalang membuat jalanan semakin sempit.

Ditambah dijalur akses menuju Kali Adem terdapat tempat penampungan sampah menimbulkan bau kurang sedap.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas