Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Ikhwanul Dault: Menpora Harus Turun Tangan Tengahi Perpecahan di Tubuh KNPI

Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Ikhwanul Muslimin Dault, mendesak Menpora Imam Nahrawi menengahi perpecahan di tubuh KNPI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Ikhwanul Dault: Menpora Harus Turun Tangan Tengahi Perpecahan di Tubuh KNPI
Dokumentasi KNPI DKI Jakarta
Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Ikhwanul Muslimin Dault. 

Pengirim: Muhammad Chairul Basyar, Wakil ketua DPD KNPI DKI/Juru Bicara DPD KNPI DKI Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KNPI yang sah di bawah kepemimpinan Rifai Darus kini mendapat angin, setelah terjadi lagi konflik di tubuh DPP KNPI versi KLB Kartika Chandra.

Pasalnya hari ini, Jumat (29/7/2016) di Bidakara, sekjen dari kepengrusan Fahd A Rafiq melakukan KLB untuk menjatuhkan Fahd A Rafiq dari jabatan ketua umum.

Ketua DPD KNPI DKI Jakarta, Ikhwanul Muslimin Dault, menyatakan bahwa ini adalah kondisi darurat persatuan pemuda.

"Indonesia sedang dalam keadaan darurat persatuan pemuda. Setelah Fahd A Rafiq melakukan perpecahan di tubuh KNPI melalui KLB yang inkonstitusional, kini pengurusnya pun pecah," terang Anul dalam keterangan resminya.

"KNPI adalah wadah pemersatu organisasi pemuda di Indonesia jangan di pecah-pecah dan dibelah-belah karena alasan ingin berebut kekuasaan. Kita sebagai pemuda harusnya malu bila perpecahan ini terus terjadi," kata Anul.

Ketua DPD KNPI DKI Jakarta mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi turun tangan dalam kondisi ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya berharap Pak Imam Nahrawi turun tangan dalam menyelesaikan masalah ini, karena ini bukan kondisi biasa melainkan sudah masuk kondisi darurat persatuan pemuda Indonesia," beber Anul.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas