Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Presiden Akan Tanam Pohon Tanda Revitalisasi Sungai Citarum di Jawa Barat
Sebelum meninggalkan Kota Bandung, Presiden akan memberikan pengarahan kepada peserta Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Editor: Malvyandie Haryadi
TRIBUNNERS - Presiden Joko Widodo pagi ini, Kamis 22 Februari 2018 bertolak ke Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 08.05 WIB.
Tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, Presiden dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.
Baca: Ismed Sofyan Minta Kerusakan SUGBK Tidak Dibesar-besarkan, Ini Pesannya Buat The Jakmania
Di sini, Presiden akan menanam pohon yang menandakan dimulainya revitalisasi sungai Citarum.
Dari Kabupaten Bandung, Presiden dan rombongan akan kembali Kota Bandung dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Di Kota Bandung, Presiden akan meninjau pelayanan di salah satu rumah sakit.
Sebelum meninggalkan Kota Bandung, Presiden akan memberikan pengarahan kepada peserta Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Sore harinya, Presiden dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.
Setibanya di Bali, Presiden dan rombongan langsung menuju hotel tempat menginap selama berada di Bali untuk melanjutkan kunjungan kerja pada esok harinya.
Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Bandung, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin