Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Jangan Remehkan Generasi Z

Meski banyak cap negatif disematkan kepada mereka, nyatanya generasi Z juga memiliki kepedulian terhadap negaranya.

Jangan Remehkan Generasi Z
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ratusan mahasiswa dan pelajar menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/9/2019). Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah dan DPR untuk membatalkan Revisi Undang-Undang KPK (UU KPK) dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), serta mendesak bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Oleh: M ZAID WAHYUDI

Artikel Ini Sudah Tayang di Kompas.id, dengan judul: Jangan Remehkan Generasi Z

TRIBUNNEWS.COM - Tiap generasi ada zamannya, tiap zaman ada generasinya. Kini, generasi Phi atau generasi Z Indonesia mulai menunjukkan eksistensinya. Meski banyak cap negatif disematkan kepada mereka, nyatanya mereka juga memiliki kepedulian terhadap negaranya.

Demonstrasi mahasiswa dan pelajar sekolah menengah di berbagai kota beberapa hari terakhir menunjukkan eksisnya generasi Phi atau generasi Z Indonesia. Mereka yang selama ini dianggap apolitis, egois, suka hura-hura dan hal instan, nyatanya juga memiliki kepedulian terhadap bangsanya.

Tanpa ada komando tunggal, generasi Phi berbondong-bondong ke lokasi demonstrasi. Di Jakarta, sebagian besar peserta menuju lokasi unjuk rasa menggunakan angkutan umum dan sepeda motor, bukan bus-bus seperti yang digunakan satu generasi sebelumnya saat mereka berunjuk rasa.

Media sosial dimanfaatkan secara efektif untuk berkomunikasi. Meski berasal dari kampus dan sekolah yang berbeda, mereka tetap mampu mengoordinasikan diri serta menyuarakan sikap dan keresahan yang sama.

“Karakter utama generasi Phi adalah hiperkolektif, gemar berkomunitas,” kata pendiri Youth Laboratory Indonesia yang juga penulis buku Generasi Phi (Pengubah Indonesia), Muhammad Faisal di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Generasi Phi adalah sebutan untuk pengelompokan generasi di Indonesia berdasarkan situasi sosial-politik Indonesia. Mereka adalah orang-orang yang saat reformasi 1998 berumur kurang dari 10 tahun hingga belum mampu memaknai reformasi saat itu yang mengubah Indonesia.

Padanan generasi Phi dengan pengelompokan generasi yang digunakan secara global adalah generasi Z. Pengelompokan generasi Z disusun berbasis kondisi sosio-politik di Amerika Serikat. Sebutan ini disematkan pada orang yang lahir antara tahun 1995-2010 atau saat ini berumur antara 9-24 tahun.

Meski demikian, karakter kedua generasi itu relatif sama. Mereka lahir saat teknologi informasi berkembang pesat hingga kehidupan mereka sangat dipengaruhi gawai dan internet. Mereka juga mengalami tsunami informasi hingga mudah terjebak pada informasi kurang dalam atau tidak lengkap.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
Sumber: KOMPAS
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas