Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Wiranto Dan Sejarah Pembunuhan Para Khalifah

Siapa pembunuh Khalifah Utsman bin Affan ra? Dialah Abdullah bin Saba’, seseorang yang dulunya beragama Yahudi

Wiranto Dan Sejarah Pembunuhan Para Khalifah
Istimewa
KH. Imam Jazuli lc. MA bersama Syekh Mohammad al Basyouni dari Universitas al Azhar Mesir ketika beliau berkunjung ke Pesantren Bina Insan Mulia. 

Oleh KH. Imam Jazuli, Lc. MA.*

Percobaan pembunuhan H. Wiranto, terlepas dari jabatan sebagai menteri, bukti pembunuhan seorang muslim atas muslim lainnya. Jika dilihat dari statusnya, maka ini upaya pembunuhan rakyat terhadap pemerintahnya. Dua perspektif ini sudah terjadi pada masa kekhalifahan ar-rasyidah dalam Islam.

Siapa pembunuh Khalifah Umar bin Khattab ra? Dialah Fairuz an-Nahawand yang bergelar Abu Luklukah. Menurut Ahlus Sunnah dan sebagian Syiah, Fairuz ini seorang kafir Majusi, tidak pernah memeluk Islam. Tetapi, menurut sebagian Syiah lain, dia adalah seorang muslim dari aliran Syi’ah (Hamdan al-Khashibi, al-Hidayah al-Kubra, Beirut: Muassasah al-Balagh, 1991, h. 162).

Pendapat bahwa Fairuz itu orang muslim jauh lebih kuat. Hal itu didasarkan pada riwayat dari Ahmad bin Ali bin Mutsanna, dari Qathan bin Nasir al-Ghabri, dari Jakfar bin Sulaiman ad-Dhabghi, dari Tsabit al-Banani, dari Abu Rafi’:

“Abu Lukluah itu budaknya Mughirah bin Syu’bah. Bekerja membuat penggiling (gandum). Setiap hari Mughirah hanya mengupah dengan empat dirham. Abu Luklukah melapor pada Umar: "Wahai amiral mukminin, Mughirah membebani saya, berbicaralah padanya, agar ia meringankan beban saya!"

Umar menjawab: "Bertakwalah pada Allah. Taatlah pada tuanmu!"

Dalam hati Abu Luklukah berkata: "Keadilannya melingkupi semua orang kecuali aku?!" Saat itulah ia berencana membunuh Umar.” (Abu Bakar al-Haitsami, Mawarid Zham’an ila Zawaid Ibn Hibban, juz 7, Damsyiq: Dar as-Tsaqafah, 1992, no. 2190, h. 103-4).

Upaya pembunuhan seorang muslim atas orang muslim lainnya, atau rakyat muslim yang kecewa pada kualitas pemimpinnya, kembali terulang di jaman kekhalifahan ar-rasyidah. Siapa pembunuh Khalifah Utsman bin Affan ra? Dialah Abdullah bin Saba’, seseorang yang dulunya beragama Yahudi, dan kemudian masuk memeluk agama Islam untuk menghancurkan Islam dari dalam. Menurut Muhibuddin al-Khatib, Ibnu Saba’ memang cenderung bekerja di balik layar.

Pendapat lain mengatakan, pembunuh Usman adalah salah seorang dalam komplotan muslim Mesir dari Bani Sadus, yang bergelar al-Jiblah. Disebut begitu karena ia berkulit hitam, dan karenanya pula ia disebut sebagai al-Maut al-Aswad (Kematian Berkulit Hitam). Pendapat lain menyebut pembunuh Usman bernama Jiblah bin al-Ayham dari negeri Syam, bukan Mesir.

Terlepas dari siapa nama dan asal pembunuh Usman, mereka adalah komplotan pembunuh beragama Islam, yang membawa kebencian terhadap penguasa Islam. Kesalehan agama tidak mampu mencegah mereka dari ikut meramaikan permainan “politik berdarah”.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Husein Sanusi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas