Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Catatan untuk Gus Yaqut, Pembangunan Tempat Ibadah, Intoleransi, dan Lembaga Pendidikan di Kemenag

GAMKI berharap di bawah kepemimpinan Gus Yaqut, Kementerian Agama dapat benar-benar membangun hubungan harmonis antarumat beragama.

Catatan untuk Gus Yaqut, Pembangunan Tempat Ibadah, Intoleransi, dan Lembaga Pendidikan di Kemenag
Humas Kemenag RI
Serah terima jabatan juga dilakukan di Kementerian Agama. Menteri Agama Yaqut Cholil (Gus Yaqut) resmi menggantikan Fachrul Razi, Rabu (23/12/2020). 

Oleh: Sahat Martin Philip Sinurat*

TRIBUNNEWS.COM - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengapresiasi dipercayakannya Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) sebagai Menteri Agama RI.

Selama ini Gus Yaqut telah lama dikenal sebagai tokoh muda NU yang konsisten menjaga kemajemukan dan keutuhan bangsa berdasarkan Pancasila.

GAMKI berharap di bawah kepemimpinan Gus Yaqut, Kementerian Agama dapat benar-benar membangun hubungan harmonis antarumat beragama.

Sebab keberagaman agama dan aliran kepercayaan adalah suatu keniscayaan di Indonesia.

Baca juga: Gus Yaqut dan Sandi, Cermin Politik Harmoni di Era Jokowi

Baca juga: Menag Yaqut : Tidak Boleh Ada Diskriminasi, Jadikan Agama Resolusi Konflik

Menurut saya, tiga bulan pertama, Menteri Agama perlu membangun dialog dan mendengar masukan dari berbagai lembaga keagamaan dan tokoh agama.

Kemudian dari sudut pandang GAMKI, ada tiga masalah utama yang kita hadapi.

Pertama, terkait izin membangun rumah ibadah.

Ini kaitannya dengan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat.

Perlu ada evaluasi terkait pelaksanaannya karena peraturan ini justru sering dipakai untuk melarang pembangunan rumah ibadah di daerah-daerah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Yudie Thirzano
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas