Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Presiden Jokowi, Awas Sabotase . . .

Ada komentar pedas bahwa, semakin lama, ketidakpercayaan pada virus Corona seakan bersaing-saingan dengan ketidakpercayaan pada pemerintah.

Presiden Jokowi, Awas Sabotase  . . .
Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi. 

Keempat, keputusan Jokowi membatalkan komersialisasi vaksin mengindikasikan bahwa jajaran pembantu Presiden selama ini tidak berkomunikasi apalagi memperoleh restu dari Jokowi.

Untuk kesekian kalinya Jokowi harus tampil langsung ke hadapan publik menganulir "kebijakan" jajaran pemerintah sendiri.

Kelima, adanya sekian banyak rencana pengenaan dan penaikan pajak terkesan sebagai langkah yang kontras dengan Jokowi yang selama ini acap dicitrakan sebagai sosok sederhana dan peduli pada rakyat kecil. Keenam, dalam situasi krisis kesehatan akibat pandemi, alokasi anggaran infrastruktur justru naik berlipat-lipat.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak? Jokowi: Ini Hal yang Sangat Sensitif

Patut dipertanyakan, apakah pembantu Presiden telah memberikan masukan yang tidak peka kepada Jokowi, ataukah bahkan mereka kini bekerja dalam dimensi yang berbeda dengan presidennya.

Ketujuh, pembentukan Satgas PPKM Darurat Jawa Bali seolah menjadi pertanda bahwa kementerian dan lembaga yang telah ada selama ini tidak sepenuhnya bekerja sesuai tuntutan Jokowi.

Kemenko PMK dan Satgas Nasional Covid-19, tak pelak, terkesan seperti terkesampingkan. Ketidakandalan institusi dan personel coba diatasi Jokowi dengan membentuk Satgas PPKM yang dikoordinatori LBP.

Kedelapan, sudah bertahun-tahun Harun Masiku tak kunjung diringkus. Padahal, Jokowi sendiri tahun lalu sampai mewanti-wanti perlunya keseriusan dan kehati-hatian ekstra untuk mengamankan Harun Masiku.

Artinya, betapa pun Jokowi coba menunjukkan sikap tidak tebang pilih terhadap orang yang separtai dengannya, namun otoritas terkait tak kunjung memperagakan kesungguhan yang setara.

Kesembilan, Jokowi tentu berpengharapan tinggi saat melantik Menteri KKP dan Mensos.

Namun kasus korupsi yang membelit kedua menteri itu menunjukkan adanya tangan-tangan siluman yang memengaruhi kerja kementerian.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas