Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribunners
LIVE ●
tag populer

Tribunners / Citizen Journalism

Selamat Datang Era Masyarakat 5.0

Inti dari masyarakat 5.0 adalah mengembalikan hakikat manusia adalah pusat, teknologi adalah perkakas.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Selamat Datang Era Masyarakat 5.0
IST
Ilustrasi kecerdasan buatan. Teknologi 6G akan merevolusi cara kerja kecerdasan buatan (AI), misalnya saat diaplikasikan pada dunia otomotif. 

Penulis: A.M. Lilik Agung

SAPI gemuk lagi sehat itu merumput pada peternakan di pinggiran Kota San Fransisco Amerika.

Pada tempat lain, perusahaan rintisan bernama JUST mengambil sampel jaringan sel dari sapi tersebut dan mengisolasi sel bersangkutan pada wadah yang dapat membuat sel bertumbuh.

Sel memerlukan oksigen, gula, dan protein agar bertumbuh. Semua tersedia dalam wadah tersebut. Dengan kata lain, wadah menjadikan sel seperti berada dalam induknya.

JUST membuat wadah dalam sebuah laboratorium.

Wadah yang dijadikan sel untuk tumbuh “alami” dikerjakan oleh sistem robotik pintar dan kecerdasan buatan (AI) berbasis pada database raksasa dari semua tanaman.

Dalam waktu tiga hingga empat minggu, sel berkembang dan menjadi lembaran daging steak siap santap.

Rekomendasi Untuk Anda

Daging berbasis robotik pintar dan AI ini disebut sebagai cultured meat.

Kalangan peternak mayoritas menyebut bukan daging. Namun bagi konsumen tidak mempersoalkan ini daging atau bukan.

Di Amerika sudah berkembang gaya hidup baru menyantap burger isinya cultured meat. Di Negeri Jiran Singapura bertumbuh kedai makan yang menyajikan cultured meat dalam aneka masakan.

PILAR 4.0

Cultured meat merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi bernama 4.0.

Dalam proses pembuatan cultured meat ini tiga pilar 4.0 beroperasi sekaligus, yaitu biologi (sel, dna), robotik, dan AI.

Dalam konsep 4.0, AI merupakan bagian dari digital. Pilar digital selain berwujud pada AI juga muncul dalam rupa komputasi awan, mahadata dan internet untuk segala.

Angan-angan tentang AI muncul awal mula pada tahun 1818 ketika Mary Shelley menulis novel, Frankenstein, or the Modern Promotheus.

Halaman 1/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas