Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Benarkah Heli Presiden Iran Ebrahim Raesi Murni Kecelakaan Udara?

Helikopter yang ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raesi dan Menlu Iran Hossein Amirabdollahian, mengalami kecelakaan Minggu (19/5/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Benarkah Heli Presiden Iran Ebrahim Raesi Murni Kecelakaan Udara?
Sergei BOBYLYOV / POOL / AFP
Dalam foto yang didistribusikan oleh kantor berita Rusia Sputnik, Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) bertemu dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi di Kremlin di Moskow pada 7 Desember 2023. 

Rusia bahkan mengadopsi produk drone kamikaze dan intai Iran, dan mereka gunakan untuk mendukung operasi militer khusus ke Ukraina.

Ini pengakuan luar biasa bagi Iran, sebuah kekuatan yang masuk jajaran elite dunia dalam hal penguasaan teknologi pesawat nirawak.

Iran mulai masuk kelompok inti terdiri AS, China, dan Turki dalam pengembangan teknologi drone untk kepentingan intai dan serang.

Iran juga sudah membuktikan kemampuan penguasaan teknologi dirgantara. Roket-roket Iran mampu mengorbitkan satelit cuaca dan mata-mata secara mandiri.

Dalam hal penguasan teknologi rudal balistik, Iran sudah secara faktual membuktikan kemampuannya saat menyerang Israel menggunakan rudal presisi jarak jauh.

Kehebatan Iran ini muncul di tengah-tengah persekusi ekonomi, yang seharusnya membuat negara ini menderita atau bahkan seharusnya kolaps.

Tapi Teheran mampu membuktikan sebaliknya. Karena inilah, Israel begitu takutnya pada ‘hantu’ Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak berbilang banyaknya usaha Israel dan pendukungnya melemahkan kekuatan Iran. Pembunuhan demi pembunuhan terhadap saintis, pakar fisika, dan pakar nuklir dilakukan.

Salah satu puncaknya terjadi manakala Jenderal Qassem Soleimani dibunuh drone tempur AS di Bandara Internasional Baghdad pada masa kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Tingginya konflik dan ketegangan Israel, AS dan sekutunya terhadap Iran ini menerbitkan tanda tanya, benarkah heli Presiden Raesi murni kecelakaan udara?

Mungkinkah kecelakaan itu buah sabotase yang dilakukan jaringan Israel dan penyokongnya di Washington (Gedung Putih dan Pentagon) dan Langley (CIA)?

Kemungkinan terakhir ini sangat terbuka, dilihat dari riwayat persekusi atas Iran dan reaksi perlawanannya yang signifikan.

Lebih luas lagi, titik ini bisa jadi efek dari pertikaian politik militer antara AS/Eropa dan Rusia serta China.

Dalam konteks perang Ukraina, Rusia saat ini jauh berada di atas angin. Dukungan besar AS/Eropa ke Ukraina tidak berdampak banyak.

Kekalahan demi kekalahan diderita Kiev, dan pemerintah Presiden Volodymir Zelensky semakin terjepit secara domestik maupun dari eksternal.

Halaman 3/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas