Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Cek Makananmu, Apakah Sudah Memberikan Manfaat untuk Kesehatan Mental
Organ tubuh yang mengatur emosi dan Kesehatan mental adalah otak. Berikut zat-zat dalam kandungan makanan yang berfungsi menyehatkan mental.
Editor: Anita K Wardhani
Oleh Ratri Ciptaningtyas
Dosen Gizi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah
TRIBUNNEWS.COM - Organ tubuh yang mengatur emosi dan Kesehatan mental adalah otak.
Dalam Journal of Behavioral and Brain Science dikatakan bahwa emosi merupakan aktivitas mental dalam otak.
Reaksi emosi tersusun oleh sistem hypothalamic-limbic-reticular dalam otak sehingga kesehatan mental tidak berarti hanya merawat kondisi mental saja tapi juga memberikan nutrisi yang baik dan tepat melalui fisik organ tubuh untuk mental.
Berikut zat-zat dalam kandungan makanan yang berfungsi menyehatkan mental.
1. Probiotik
Crocetta merangkum dalam systematic review yang dipublikasi tentang manfaat probiotik dalam meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.
Ternyata bakteri baik ini dapat mengurangi inflamasi sehingga meningkatkan imunitas dan menjadi ‘tameng’ zat berbahaya lain masuk dalam pembuluh darah.
Kesehatan otak juga terdampak dari mekanisme tersebut sehingga memberikan sinyal ke hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) axis untuk dapat mengelola sekresi hormon stress yaitu kortisol.
Dilansir dari hellosehat.com, ada 10 makanan di Indonesia yang mengandung probiotik seperti tempe, youghurt,keju, acar, kimci, saurkreaut, kefir, kombucha dan miso.
2. Omega-3
Hubungan omega-3 dengan kesehatan otak dirangkum dalam The Journal of the Missouri State Medical Association yang menyatakan omega-3 adalah nutrisi esensial pembentuk membrane sel saraf khususnya autonomic nervous system.
Bahkan Omega-3 adalah salah satu zat lemak dari lemak rantai ganda (Polyunsaturated Fat Chains) yang berkontribusi dalam susunan sel otak dan jika digabung dengan asupan total lemak lainnya maka proporsinya sebesar 60 persen.
Omega-3 banyak terkandung dalam makanan laut seperti yang dilansir dari hellosehat.com yaitu kelompok ikan makarel, tiram, salmon, sarden, dan ikan teri.