Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribunners
LIVE ●
tag populer

Tribunners / Citizen Journalism

Krisis Dunia Kerja Perlu Respons Cepat

Sulitnya mencari kerja makin dirasakan banyak orang. Bukan hanya lulusan baru, mereka yang berpengalaman dan ingin kembali memasuki dunia kerja

Editor: Sanusi
zoom-in Krisis Dunia Kerja Perlu Respons Cepat
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
BURSA KERJA - Pencari kerja mencari bidang pekerjaan yang diminati sebelum akan melamar pekerjaan pada gelaran Job Fair 2025 di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025). 

Integrasi data pendidikan, vokasi, BLK, dan industri akan memastikan bahwa pencari kerja tidak lagi melamar secara acak, melainkan diarahkan pada peluang yang sesuai kompetensi mereka. 

Kebijakan pendukung lainnya juga harus diperkuat. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal bagi perusahaan yang menyerap peserta magang atau memberikan pelatihan kerja dengan standar tertentu. 

Pemerintah juga perlu reformasi regulasi untuk menghapus diskriminasi usia di dunia kerja. Sebab, hal ini menjadi salah satu penyebab pekerja usia menengah masuk kategori discouraged workers

Pekerja berusia di atas 40 tahun harus tetap memiliki akses terhadap pelatihan ulang, sertifikasi kompetensi, dan peluang magang transisi untuk beradaptasi dengan tuntutan industri.
 
Pada akhirnya, fenomena meningkatnya penduduk yang menyerah mencari kerja bukan sekadar statistik atau anomali pasar tenaga kerja. Ini adalah potret getir tentang jutaan warga yang kehilangan harapan, arah, dan ruang untuk bertumbuh. 

Pemerintah boleh terus membangun narasi optimisme, tetapi krisis sesungguhnya ada pada mereka yang bangun setiap pagi tanpa kepastian masa depan. Mengembalikan harapan mereka menjadi kewajiban moral sebuah negara kepada rakyatnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas