Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Deepfake Asusila dan Krisis Kepercayaan Digital

Deepfake asusila kian marak, wajah dan suara direkayasa, ancam kepercayaan, martabat, serta rasa aman di ruang digital.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Deepfake Asusila dan Krisis Kepercayaan Digital
Kolase Tribunnews/FRONTIERSIN.ORG
DEEPFAKE - Teknologi deepfake kian berbahaya, wajah dan suara bisa direkayasa hingga sulit dibedakan dari kenyataan, mengancam martabat manusia di ruang digital. 

Maraknya deepfake asusila menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu berjalan seiring dengan kesiapan sosial. Forensik digital membantu membedakan yang asli dan yang palsu, sementara hukum memberi kerangka perlindungan.

Namun, krisis yang dihadapi sesungguhnya lebih mendasar. Ketika wajah dan suara dapat direkayasa tanpa batas, yang dipertaruhkan bukan hanya kebenaran visual, melainkan kepercayaan antarmanusia di ruang digital.

Tanpa kesadaran kolektif dan tanggung jawab bersama, teknologi yang menjanjikan kemudahan justru berisiko mengikis rasa aman dan martabat yang seharusnya dilindungi.

Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas