Angkutan Pelajar Gratis, Solusi Cerdas Banyuwangi Tolong Pelajar dan Sopir Angkot
Program Angkutan Pelajar Gratis oleh Dishub Kabupaten Banyuwangi menjadi proyek percontohan yang berkelanjutan untuk mendukung mobilitas pelajar.
Editor:
Choirul Arifin
Angkutan Pelajar Gratis, Solusi Cerdas Pemkab Banyuwangi Tolong Sopir Angkot dan Pelajar
Oleh Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)
KEBERLANGSUNGAN angkot di Banyuwangi terjamin karena keterlibatan armada mereka yang secara rutin mengangkut pelajar dan mendapatkan pembayaran tetap setiap hari sekolah .
Kabupaten Banyuwangi yang akrab disapa Bumi Blambangan merupakan wilayah terluas di Provinsi Jawa Timur dengan total area sekitar 3.592,9 kilometer persegi dengan populasi yang diperkirakan mencapai 1,8 juta jiwa.
Julukan Bumi Blambangan sendiri tidak terlepas dari sejarahnya yang kaya. Blambangan adalah nama kerajaan besar yang pernah berdiri di wilayah tersebut dan memiliki catatan sejarah yang panjang, terutama dalam perjuangan melawan penjajahan.
Karena itu, julukan ini kuat menonjolkan akar sejarah dan kekayaan budaya Kabupaten Banyuwangi.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2017, Program Angkutan Pelajar Gratis oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi telah menjadi proyek percontohan yang berkelanjutan dalam mendukung mobilitas pelajar di kawasan perkotaan.
Berdasarkankan informasi dari Dinas Perhubungan Kab. Banyuwangi (2025), program ini dirancang untuk mencapai tiga sasaran utama yang saling terkait.
Pertama, akses dan biaya, memberikan kemudahan bagi seluruh pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA, untuk mengakses sekolah tanpa membebani biaya transportasi orang tua.
Kedua, keselamatan dan lingkungan, berkontribusi dalam menekan angka penggunaan kendaraan bermotor pribadi oleh pelajar, yang secara langsung mengurangi potensi kecelakaan dan kemacetan jalan.
Baca juga: Teknologi AI Mengubah Rantai Nilai di Industri Telekomunikasi
Ketiga, pemberdayaan ekonomi, memberdayakan para sopir angkutan umum (angkot) melalui skema sewa armada untuk layanan antar-jemput rutin, menjadikan program ini solusi yang bersifat inklusif.
Program Angkutan Pelajar Gratis diwujudkan melalui mekanisme inovatif, yaitu dengan mengoptimalkan peran dan armada Angkutan Perkotaan (Angkot) yang sudah beroperasi di wilayah Banyuwangi.
Dalam skema ini, angkot-angkot tersebut tidak lagi melayani rute umum saat jam sekolah, melainkan disewa secara khusus oleh Pemerintah Daerah dan difungsikan sepenuhnya untuk mengangkut pelajar secara gratis selama jam-jam krusial, yaitu pemberangkatan dan kepulangan sekolah.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Baca tanpa iklan