Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Langkah Nyata dan Cerdas Kapolri Listyo Sigit

Kapolri Listyo bersama Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas 11.000 pelari dalam ajang Wondr Kemala Run 2026 di Bali. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Langkah Nyata dan Cerdas Kapolri Listyo Sigit
HO/
PEMANTAUAN MUDIK - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan ke Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng Jawa Timur, Minggu (15/3/2026). 

Sinergi dengan Komdigi bukan sekadar koordinasi teknis, melainkan merupakan integrasi strategis antara dua institusi yang memiliki mandat berbeda namun saling melengkapi.

Komdigi memiliki akses terhadap infrastruktur dan regulasi ruang digital, sementara Polri memiliki kewenangan penegakan hukum.

Kolaborasi keduanya berpotensi menciptakan ekosistem penegakan hukum digital yang lebih efektif, terintegrasi, dan responsif.

Dari sisi kebijakan, langkah ini sejalan dengan tren global di mana lembaga penegak hukum di berbagai negara semakin mengintegrasikan kapasitas siber ke dalam operasi utama mereka.

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan populasi pengguna internet terbesar di dunia, membutuhkan kerangka kolaborasi semacam ini untuk melindungi warganya di ruang digital.
Instruksi Keamanan Haji: Satgas sebagai Instrumen Pelayanan Publik

Agenda kedua yang menjadi perhatian Kapolri adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Haji untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelayanan bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026.

Indonesia secara konsisten merupakan negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia, dengan ratusan ribu warga negara melaksanakan ibadah setiap tahunnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Besarnya skala ini membawa tantangan keamanan dan logistik yang tidak trivial, baik di dalam negeri maupun di tanah suci.

Instruksi Kapolri untuk membentuk Satgas Haji mencerminkan pemahaman bahwa keamanan ibadah haji merupakan isu yang memiliki dimensi ganda: dimensi keagamaan yang menyangkut hak konstitusional warga negara untuk beribadah, dan dimensi keamanan publik yang membutuhkan koordinasi lintas institusi.

Satgas ini diharapkan mampu mengintegrasikan fungsi pengamanan, pelayanan, dan koordinasi dengan Kementerian Agama serta instansi terkait lainnya.

Dari perspektif kebijakan publik, pembentukan Satgas Haji juga merupakan langkah yang responsif terhadap dinamika keamanan di Timur Tengah yang kerap tidak menentu.

Polri perlu memastikan bahwa jemaah haji Indonesia terlindungi secara komprehensif — mulai dari proses keberangkatan, perjalanan, hingga kepulangan ke tanah air.

Langkah ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kemampuan negara dalam melindungi warganya di luar negeri.

Investasi, Buruh, dan Persatuan Nasional: Dimensi Ekonomi-Politik Kepemimpinan Polri

Dua agenda lain Kapolri  adalah fokus pada iklim investasi dan buruh, serta penekanan pada persatuan nasional di tengah turbulensi global yang mencerminkan dimensi kepemimpinan yang melampaui fungsi kepolisian konvensional.

Keduanya bersentuhan langsung dengan stabilitas politik dan ekonomi nasional yang menjadi prasyarat bagi pembangunan berkelanjutan.
Soliditas Polri dengan Buruh

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas