Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepanasan, Satu per Satu Siswi Pingsan

Tahun lalu, warga tidak ada yang menggelar Salat Istisqa karena kemarau tidak panjang seperti sekarang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus

Menurutnya, Istisqa jarang dilakukan, kecuali pada saat kemarau panjang.

Tahun lalu, warga tidak ada yang menggelar Salat Istisqa karena kemarau tidak panjang seperti sekarang.

Permohonan agar hujan segera datang juga dimaksudkan agar musibah kabut asap yang menimpa warga Kalimantan dan Sumatera supaya segera selesai.

“Tahun ini ada musibah asap di luar Jawa, itu termasuk dampak dari kemarau,” ujarnya.

Munir mengaku sering mendapat informasi dampak kemarau panjang dari laporan dari pihak Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, di antaranya banyaknya warga kekurangan air bersih.

Pihak pemerintah kemudian mengirim air ke warga yang membutuhkan.

Selain itu, kata Munir, para siswa yang ikut salat bisa mendapat pengetahuan, sebab, salat ini termasuk langka, tidak setiap tahun atau setiap saat dilaksanakan, hanya pada waktu kemarau panjang.

Rekomendasi Untuk Anda

“Alhamdulillah, minimal anak-anak kita tahu dan pernah melaksanakan Salat Istisqa,” katanya. (*)

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas