Tribun

Ledakan Bom di Sarinah

Polisi Sebut Dua Ledakan Terakhir Bom Sarinah Bukan Bunuh Diri

Pelaku diduga gugup sampai akhirnya bom meledak sendiri.

Editor: Sapto Nugroho

Laporan Reporter Tribunnews Video, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi memastikan 2 ledakan yang terjadi usai ledakan di kedai kopi Starbucks dan Pos Polisi Sarinah bukanlah ledakan bunuh diri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal mengungkapkan itu saat jumpa pers di Ruang Media Management Centre Bidang Humas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2016) malam.

Dua ledakan itu terekam di beberapa video amatir yang telah tersebar.


Foto-foto: Detik-detik saat dua teroris terkena ledakan dari bom yang mereka bawa sendiri di tempat parkir kedai kopi Starbucks, kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). (Tribunnews/HO/Youtube)

Ledakan terjadi di samping sebuah mobil putih yang terparkir di halaman Starbucks.

Iqbal mengatakan, 2 ledakan itu terjadi karena pelaku terjepit oleh serangan polisi.

Saat itu polisi sudah mengepungnya dari berbagai arah dan melepaskan tembakan bertubi-tubi.

Pelaku diduga gugup sampai akhirnya bom meledak sendiri.(*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas