Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Konflik PKS

Dituding Lakukan Enam Dosa Besar, Fahri: Sohibul Iman Lakukan Pembohongan Publik

Cuma satu, saya menolak mundur, saya tidak tenang kalau disuruh mundur.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden PKS Sohibul Iman telah melakukan kebohongan publik.

Hal itu terlihat dari alasan PKS memecat dirinya yang ditampilkan dalam situs resmi partai.

"Saya tidak tahu siapa yang membuat. Tetapi kalau ditandatangani oleh presiden partai (Sohibul) maka presiden partai dapat saya tuduh melakukan kebohongan publik," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Fahri menyebutkan ada enam dosa yang dianggap kesalahan yang dilakukannya. "Jadi judulnya enam dosa besar ini," tuturnya.

Alasan pertama yang menjadi pertimbangan Fahri Hamzah dipecat yakni pernyataannya yang menyebut anggota DPR rada-rada 'bloon'. Di mana PKS menyebut Fahri melanggar kode etik.

"Saya pertama-tama pernyatan saya rada-rada beloon, sudah bersurat ke MKD bahwa pernyataan saya metafor ilmiah tentang tugas dan fungsi sistem pendukung," katanya.

Hal itu, kata Fahri, mengingatkan seorang dewan yang tidak dipilih karena sangat pintar tetapi disebabkan pilihan rakyat.

Ia lalu berkirim surat ke MKD untuk melakukan klarifikasi. 

Fahri juga menuturkan belum pernah diperiksa mengenai kasus tersebut.

Halaman
123
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Mohamad Yoenus
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas