Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tour De Java 2016

VIDEO: Santap Sahur Nasi Jamblang di Warung Mang Dul Langganan SBY

Singgah di Kota Cirebon saat waktu sahur sebaiknya mencoba kuliner khas wilayah ini, yakni Sega (Nasi) Jamblang.

Langganan SBY

Nasi Jamblang Mang Dul juga sering dikunjungi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setiap ke Cirebon.

Menurut pemilik, Fitri, nasi jamblangnya bahkan sering dibawa ke Cikeas oleh ajudan Presiden RI keenam ini.

Fitri bercerita SBY bisa tahu jika ajudannya membeli nasi jamblang dari tempat lain.

"Kalau beli di tempat lain rasanya beda, suka tidak dimakan dan dikasih ke orang," papar Fitri, beberapa waktu lalu.

Nasi jamblang adalah nasi yang dibungkus dengan daun jati.

Porsinya kecil, hanya segepal tangan orang dewasa. Proses memasaknya sama seperti nasi biasa.

"Bedanya, kalau nasi jamblang, diakul (diaduk) dulu pakai kipas sampai dingin, baru dibungkus daun jati," terang Fitri.

Nasi jamblang memang disajikan saat dingin. Lauk pendampingnya terdiri dari tahu sayur, ikan asin, satai kentang, tempe, dan prekedel.

Semua disajikan dingin. Di luar itu, Fitri juga menambahkan pepes, kerang, dan daging.

"Tapi itu cuma tambahan dari saya, kalau aslinya lauknya ya cuma yang tadi," katanya.

Karena disajikan saat dingin, nasi jamblang bisa bertahan hingga malam.

Itulah sebabnya makanan ini dapat dipesan di Cirebon dan diantar ke Jakarta. Syaratnya, nasi dan lauknya harus dibungkus secara terpisah. (ape)

Editor: Mohamad Yoenus
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas