TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) menyetujui penunjukan Hans Patuwo sebagai Direktur Utama dan Group Chief Executive Officer (CEO) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2025. Saat ini Hans menggantikan Patrick Walujo yang sebelumnya menempati posisi tersebut.
Selain penetapan CEO baru, RUPSLB juga menyetujui sejumlah perubahan pada susunan dewan komisaris dan direksi.
Pemegang saham menerima pengunduran diri Pablo Malay dan Winato Kartono dari Dewan Komisaris. Kemudian mengangkat Andre Soelistyo dan Santoso Kartono sebagai komisaris. Pengunduran diri Ade Mulyana dari jajaran Direksi turut disetujui.
Manajemen GoTo menyatakan, perubahan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Perseroan untuk menjaga stabilitas, kesinambungan strategis dan tata kelola yang kuat, seiring langkah GoTo memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan berikutnya.
Langkah tersebut juga sejalan dengan agenda suksesi dan komposisi Dewan Komisaris, serta Direksi yang telah diumumkan sebelumnya, guna memperkuat fokus pada pertumbuhan jangka panjang.
Direktur Utama dan Group Chief Executive Officer (CEO) Hans Patuwo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Profil Hans Patuwo, Calon CEO GOTO Pengganti Patrick Walujo, Lulusan University of Notre Dame
"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengemban tanggung jawab ini dan saya ingin menyampaikan terima kasih kepada para pemegang saham, Dewan Komisaris, Jajaran Direksi, serta seluruh keluarga besar GoTo atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan."
"Saya juga ingin berterima kasih kepada Bapak Patrick atas bimbingan dan kepemimpinan beliau, yang telah menjadi kunci dalam membentuk GoTo menjadi organisasi yang kuat seperti saat ini," ucap Hans melalui keterangan resmi, Rabu (17/12/2025).
Hans menyebut, fokusnya ke depan adalah mendorong eksekusi yang disiplin, serta memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan di dalam ekosistem GoTo.
"Mitra driver kami berada di garis terdepan, menjadi fondasi kesuksesan kami, bersama dengan mitra usaha dan konsumen yang bergantung pada layanan kami setiap hari."
Baca juga: Direksi GOTO Mundur: Struktur Manajemen Baru Disiapkan, Apa Kata Komisaris?
"Dengan dukungan dari jutaan mitra di dalam ekosistem GoTo, ribuan karyawan yang berdedikasi dan tim manajemen GoTo yang berpengalaman, kami optimis bahwa Perseroan berada pada posisi yang kuat untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan," ungkapnya.
Hans memiliki pengalaman hampir delapan tahun di Gojek, GoPay dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer yang berfokus pada operasional dan penguatan ekosistem mitra driver.
Pada 2021, Hans memimpin unit bisnis yang kemudian menjadi GoTo Financial, termasuk peluncuran bisnis pinjaman (lending) serta pengembangan aplikasi GoPay yang kini menjadi platform fintech terkemuka di Indonesia.
Pada awal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dengan mandat membentuk strategi Grup dan memimpin proyek migrasi cloud Perseroan.
Baca tanpa iklan