Ia menilai, dengan pendekatan kebijakan yang ideal, level IHSG semestinya sudah menyentuh angka 9.000. "Harusnya kalau kemarin desainnya sesuai dengan desain saya sekarang sudah 9.000," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (1/1/2025).
Ke depan, Purbaya meyakini ruang penguatan IHSG masih sangat besar.
Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter yang kian kuat, ditopang perbaikan kondisi ekonomi nasional, diyakini akan mendorong pasar saham bergerak lebih cepat.
"Ke depan dengan kebijakan yang semakin sinkron dan ekonomi yang semakin bagus, harusnya naik lebih cepat," katanya. Ia bahkan memproyeksikan IHSG dapat menembus level psikologis 10.000 pada tahun depan.
Target tersebut diperkirakan bisa tercapai pada akhir 2026, seiring meningkatnya kepercayaan investor dan penguatan kinerja ekonomi domestik.
"Akhir tahun depan 10.000 lebih," tegasnya.
Baca tanpa iklan