News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

CFX Buka Data Industri Kripto, 1.457 Aset Diperdagangkan pada Februari 2026

Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

INDUSTRI KRIPTO - Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani. Pada Februari 2026 tercatat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif diperdagangkan melalui 25 pedagang aset digital terdaftar.

Ringkasan Berita:

  • Bursa Kripto CFX merilis laporan bulanan “Perkembangan Data Industri Aset Kripto” sebagai rujukan informasi pasar yang transparan.
  • Pada Februari 2026 tercatat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif diperdagangkan melalui 25 pedagang aset digital terdaftar.
  • Volume perdagangan pasar spot mencapai Rp24,33 triliun, sementara pasar derivatif sebesar Rp3,88 triliun.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinamika perdagangan aset kripto di Indonesia yang terus berkembang pesat menuntut hadirnya informasi terpercaya dan terverifikasi. 

Memenuhi kebutuhan masyarakat dan pemangku kepentingan akan rujukan informasi pasar, PT Central Finansial X (CFX) membuat laporan "Perkembangan Data Industri Aset Kripto". 

Laporan yang akan dipublikasikan setiap bulan ini memuat rangkuman aktivitas transaksi secara menyeluruh yang terjadi di dalam ekosistem Bursa Kripto CFX. 

Baca juga: Korban Kripto Timothy Ronald Gelar Demo, Sampaikan 10 Tuntutan untuk DPR RI

Data yang disajikan mencakup metrik dari pasar spot maupun pasar derivatif, seperti volume perdagangan, frekuensi transaksi, hingga jumlah konsumen aktif bulanan. 

Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menyampaikan, penerbitan data industri ini merupakan wujud tanggung jawab Bursa Kripto CFX dalam menghadirkan ekosistem aset kripto yang berintegritas dan berkualitas. 

Publikasi ini menjadi bagian dari implementasi pilar utama bursa untuk mengedepankan transparansi data dan ketersediaan data bagi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan. 

"Kami berharap data-data tersebut dapat rujukan yang objektif bagi masyarakat maupun konsumen dalam melihat kondisi pasar dan sebelum mengambil keputusan transaksi," jelas Subani dikutip Rabu (11/3/2026). 

Berdasarkan laporan periode dari 1 sampai dengan 28 Februari 2026, Bursa Kripto CFX mencatat terdapat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif aktif yang diperdagangkan melalui 25 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terdaftar. 

Pada pasar spot, volume perdagangan selama bulan Februari mencapai Rp24,33 triliun. 

Sementara itu, aktivitas di pasar derivatif mencatatkan volume perdagangan sebesar Rp3,88 triliun pada periode yang sama. 

Lebih lanjut, Bursa Kripto CFX melaporkan bahwa Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Pippin (PIPPIN), dan Solana (SOL) menjadi lima aset kripto dengan volume perdagangan terbesar sepanjang bulan Februari. 

Sebelumnya, Bursa Kripto CFX telah memiliki informasi mengenai Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) yang berisikan seluruh daftar aset kripto yang sah diperjual-belikan di Indonesia. 

Selain itu, terdapat juga informasi terkait Data Ringkasan Pasar yang menyajikan frekuensi dan volume harian di pasar spot maupun kontrak derivatif, serta pergerakan harga acuan aset kripto. 

"Data industri, DAKD, hingga ringkasan pasar yang ditampilkan di website Bursa Kripto CFX dapat dijadikan rujukan oleh masyarakat ketika hendak melakukan investasi aset kripto," tutur Subani. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini